Striker Inter Milan Terjebak Konflik Iran-Israel, Tak Bisa Berangkat ke Piala Dunia Antarklub 2025
Inter Milan menerima berita yang tidak menggembirakan menjelang Piala Dunia Antarklub 2025, karena Mehdi Taremi belum dapat terbang ke Amerika Serikat.
Inter Milan menghadapi berita buruk menjelang Piala Dunia Antarklub 2025. Saat ini, Mehdi Taremi belum dapat berangkat ke Amerika Serikat. Menurut laporan dari Gazzetta dello Sport, striker asal Iran tersebut masih berada di Teheran.
Ia pulang ke kampung halamannya untuk menerima penghargaan sebagai pemain terbaik di Iran. Awalnya, Taremi direncanakan akan terbang langsung ke Los Angeles dari Teheran untuk bergabung dengan tim Inter di sana.
Namun, rencana tersebut terpaksa dibatalkan akibat memburuknya situasi geopolitik. Konflik antara Israel dan Iran menyebabkan penutupan sementara wilayah udara sipil, yang menghalangi perjalanan Taremi. Keadaan ini tentu menjadi kendala bagi Inter Milan, yang membutuhkan kehadiran Taremi dalam skuad mereka untuk turnamen yang akan datang.
Pertikaian menghambat langkah Taremi
Setelah Israel melancarkan serangan udara, wilayah udara Iran ditutup. Tindakan balasan dari Iran semakin memperburuk situasi yang sudah tegang. Penutupan ruang udara sipil ini mengakibatkan penghentian semua penerbangan komersial.
Salah satu penumpang yang terkena dampak adalah Mehdi Taremi. Inter Milan kini menghadapi kebingungan karena Taremi belum dapat berangkat ke Amerika Serikat. Mereka dijadwalkan bertanding melawan Monterrey pekan depan dalam laga pembuka.
Inter merasa cemas
Taremi resmi bergabung dengan Inter setelah kontraknya di Porto berakhir. Di musim pertamanya bersama tim, ia hanya berhasil mencetak tiga gol dari total 43 pertandingan di berbagai kompetisi. Pelatih Cristian Chivu sangat berharap agar Taremi dapat memberikan kontribusi lebih dalam meningkatkan serangan tim, terutama saat Piala Dunia Antarklub 2025.
Sayangnya, ketidakhadiran striker tersebut menjadi kendala dalam rencana tersebut. Saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan Taremi akan dapat bergabung kembali dengan tim. Inter pun hanya bisa menunggu perkembangan situasi yang ada di Timur Tengah.