Rencana Mengejutkan Barcelona: Luis Díaz dan Rashford jadi Target Transfer Musim Panas?
Deco menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memperpanjang kontrak para pemain yang sudah ada di Camp Nou.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, mengungkapkan bahwa klub akan lebih mengutamakan perhatian pada masa depan para pemain yang saat ini berada di dalam skuad. Hal ini meskipun ada kabar ketertarikan terhadap winger Manchester United, Marcus Rashford, dan penyerang Liverpool, Luis Diaz. Klub yang berbasis di Catalonia ini telah menjalani musim yang cemerlang di Spanyol dengan meraih treble domestik dan mencapai semifinal Liga Champions. Pada kampanye musim 2024-25, Barcelona dipimpin oleh penyerang Robert Lewandowski, serta dua pemain muda, Lamine Yamal dan Raphinha, yang keduanya bahkan menjadi kandidat peraih Ballon d'Or.
Meskipun Barcelona sering kali dikaitkan dengan rencana untuk mendatangkan pemain penyerang baru, Deco menegaskan bahwa prioritas utama klub adalah memperpanjang kontrak para pemain yang sudah ada di Camp Nou. "Kami fokus pada pembaruan kontrak terlebih dahulu, setelah itu baru membahas pemain yang akan datang. Tentu saja, dua pemain itu (Diaz dan Rashford), seperti yang Anda sebutkan, mereka bagus tapi masih terikat kontrak dengan klub mereka, jadi kami tidak akan membicarakannya karena itu tidak adil," ungkap Deco.
"Namun saat kami mulai beraktivitas di pasar transfer, pasti ada beberapa nama yang kami pertimbangkan. Menurut saya, kami tidak perlu membawa banyak pemain baru," kata Deco kepada BBC Sport.
Luis Diaz atau Marcus Rashford?
Luis Diaz menunjukkan performa terbaiknya bersama Liverpool pada musim 2024-25 dengan mencetak 17 gol dan menyumbang lima assist. Meskipun biasanya beroperasi sebagai winger kiri, Diaz juga pernah dimainkan sebagai false nine, yang mencerminkan kemampuan adaptasinya di berbagai posisi. Penempatan Diaz di posisi sentral turut memberikan kontribusi positif bagi pengembangan serangan Liverpool, yang dapat menjadi keuntungan bagi lini depan Barcelona yang dikenal dinamis. Namun, ada pendapat yang menyatakan bahwa pemain berusia 28 tahun ini mungkin sudah mencapai puncak performanya, mengingat dalam tiga musim terakhir di Liverpool, ia tidak pernah mencetak lebih dari delapan gol di liga.
Di sisi lain, Marcus Rashford mengalami musim yang tidak konsisten di Inggris setelah dipinjamkan dari Manchester United ke Aston Villa akibat masalah hubungan dengan pelatih Ruben Amorim. Selama 10 pertandingan liga bersama Villa, Rashford hanya berhasil mencetak dua gol dan memberikan dua assist, sehingga merekrutnya berdasarkan performa musim 2024-2025 dapat dianggap sebagai langkah yang berisiko. Meskipun demikian, Rashford memiliki catatan yang mengesankan dengan mencetak 22 gol pada musim 2019-2020 dan 30 gol pada musim 2022-23, serta dikenal sebagai pemain yang memberikan kontribusi signifikan di lini depan, yang membuatnya mungkin lebih menarik dibandingkan Diaz yang kurang konsisten di Anfield.
Menjaga Lamine Yamal jadi Prioritas
Di sisi lain, Deco diyakini sangat berkomitmen untuk menjaga Lamine Yamal sebagai salah satu prioritas utama dalam masa depan Barcelona. Ia menyatakan bahwa perpanjangan kontrak Yamal hingga tahun 2031 merupakan salah satu penandatanganan terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan bagian krusial dari proyek jangka panjang klub untuk kembali menguasai sepak bola Eropa.
Deco menekankan bahwa Barcelona akan memberikan perlindungan maksimal kepada Yamal agar ia dapat berkembang dengan baik dan menjadi pemain terbaik di dunia, seperti Lionel Messi, meskipun Yamal masih sangat muda, baru berusia 17 tahun. Selain itu, Deco juga menegaskan bahwa klub akan memprioritaskan pembaruan kontrak untuk pemain inti, termasuk Yamal, demi menjaga stabilitas tim yang kini sedang solid.
Dengan kontrak baru yang lebih panjang dan kenaikan gaji yang signifikan, klub ingin memastikan bahwa Yamal tidak hanya menjadi bagian dari tim saat ini, tetapi juga menjadi wajah utama Barcelona di masa depan. Deco yakin bahwa Yamal dapat menciptakan sejarah yang sama seperti Messi jika didukung oleh tim yang baik serta lingkungan yang mendukung.
Sumber: BBC Sport