Prediksi Mengejutkan! Mantan Pelatih Real Madrid ini Yakin Lamina Yamal Akan Raih Ballon d'Or
Fabio Capello, mantan pelatih Real Madrid, baru-baru ini memberikan pendapat mengenai potensi yang dimiliki oleh Lamine Yamal.
Lamine Yamal kini menjadi topik hangat dalam dunia sepak bola setelah menunjukkan performa luar biasa bersama Barcelona. Di usianya yang masih sangat muda, yaitu 17 tahun, ia berhasil menarik perhatian para penggemar, rekan-rekan setim, dan pelatih. Namun, tidak semua orang sepakat bahwa ia akan menjadi bintang besar yang dapat menggantikan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello, memberikan pandangannya mengenai potensi Yamal yang menjanjikan. Ia memberikan penilaian positif terhadap bakat muda ini, meskipun ia meragukan bahwa Yamal telah mencapai status legendaris seperti Lionel Messi atau Diego Maradona.
"Lamine Yamal adalah pemain dengan banyak kualitas dan dapat berkembang pesat, tetapi saya tidak melihatnya sebagai fenomena. Messi atau Maradona melakukan hal-hal yang tidak dapat dibayangkan oleh siapa pun, tetapi saat ini saya tidak dapat membandingkannya dengan mereka," ujar Capello, seperti yang dikutip dari Barca Universal.
Perbedaan Mendasar
Capello menekankan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara seorang pemain hebat dan pemain genius dalam dunia sepak bola. Ia mengaitkan tingkat permainan Yamal saat ini dengan Cristiano Ronaldo. "Saya tidak berbicara tentang statistik. Saya berbicara tentang kegeniusan dan kualitas murni. Ronaldo adalah pemain luar biasa yang telah mencetak lebih banyak gol daripada siapa pun. Namun, ia pun bukan Messi atau Maradona," ujar Capello.
Meskipun demikian, Capello yakin bahwa Yamal pantas mendapatkan pengakuan yang besar. Bahkan, ketika ditanya mengenai Ballon d'Or, ia menyebut Yamal sebagai kandidat utamanya.
"Saya akan memilih Lamine Yamal untuk Ballon d'Or. Pilihan saya adalah: Vinicius, Mbappe dan, pertama, Lamine Yamal," imbuhnya.
Atlet Potensial
Komentar yang disampaikan oleh Capello mungkin terkesan tajam, namun hal itu datang dari sikap hormat dan kejujuran. Ia menganggap Yamal sebagai pemain berbakat yang masih memiliki perjalanan panjang di depan. Menyebutnya sebanding dengan legenda seperti Messi dan Maradona bukanlah hal yang sepele.
Pandangan Capello sebenarnya hanya menetapkan standar yang wajar untuk pemain muda tersebut. Yamal telah berhasil mengukir namanya di klub Barcelona. Apabila ia terus berusaha dan berkembang, ada kemungkinan ia akan menjadi bintang seperti yang diharapkan oleh Capello dan dunia sepak bola.
Sumber: Mundo Deportivo