Pelatih Teco Pastikan Bertahan di Indonesia, Dikaitkan dengan Dua Klub Besar
Walaupun Teco masih melatih Bali United hingga akhir musim ini, berbagai spekulasi mengenai masa depannya semakin banyak beredar.
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, menunjukkan sikap tenang meskipun timnya baru saja mengalami kekalahan dari Persib Bandung dan ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan kepelatihan. Terlihat jelas bahwa ekspresi Teco mencerminkan bahwa ia merasa tidak ada lagi beban yang harus dipikul. Setelah kembali dari Bandung, Teco menyempatkan diri untuk mengunjungi Bali United Training Center guna mendampingi anak pertamanya, Roma Cugurra, yang mengikuti turnamen Bali 7s pada hari Sabtu (19/4/2025). Dalam suasana yang berbeda, Teco tampak tidak seperti biasanya, karena ia biasanya aktif mengunggah kegiatan di lapangan, termasuk saat sesi latihan di Lapangan Gelora Trisakti, Legian pada Senin (21/4/2025).
Dengan tersisa lima pertandingan di musim ini, Teco merasa nothing to lose. Bali United sudah dipastikan akan bertahan di BRI Liga 1 untuk musim depan, meskipun saat ini mereka berada di peringkat ke-11 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025. Menurut Teco, kini semua tergantung pada pemain Bali United. Mereka harus memutuskan apakah ingin memperbaiki posisi di klasemen dalam lima pertandingan terakhir atau tidak. "Pemain pasti mau yang terbaik untuk tim. Mereka saya lihat tetap bekerja keras dalam latihan. Mereka pasti mau punya hasil bagus untuk memperbaiki posisi di Liga 1," ujar Teco pada Selasa (22/4/2025).
Masa Depan Teco
Meskipun Teco masih melatih Bali United hingga akhir musim, rumor mengenai masa depannya semakin marak. Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya dilaporkan tertarik untuk menggunakan jasanya, mengingat Teco sudah memiliki pengalaman dengan kedua tim tersebut. Ia pernah menjabat sebagai pelatih Persija Jakarta dari Liga 1 2017 hingga 2018, di mana ia berhasil meraih gelar Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018. Sementara itu, di Persebaya, Teco memulai kariernya sebagai asisten pelatih.
"Saya sudah kerja di dua tim ini, Persebaya dan Persija. Saya punya banyak kenangan bagus di dua tim tersebut," ungkap pelatih asal Brasil ini.
Lebih lanjut, Teco menambahkan, "Saya juga punya prestasi bagus dengan mereka. Di Persebaya saya punya tiga piala, di Persija juga sama. Yang jelas untuk sekarang saya respek dengan kedua tim ini. Saya tidak mau ganggu mereka."
Ia juga menyatakan bahwa jika suatu saat tim-tim tersebut tidak memiliki pelatih atau tidak memperpanjang kontrak pelatih, manajemen klub pasti sudah mengetahui bahwa ia juga tersedia untuk awal musim mendatang. Teco menunjukkan sikap profesional dan menghormati kedua klub yang pernah dilatihnya.
Tinggal di Indonesia?
Rumor terbaru menyebutkan bahwa pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mungkin akan meninggalkan klub dan kembali bergabung dengan Bhayangkara FC di musim depan. Dalam konteks ini, merekrut Teco sebagai pelatih Persebaya bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Berdasarkan informasi yang beredar, Persebaya berpotensi menjadi klub baru bagi Teco, mengingat hubungan emosionalnya dengan Surabaya.
Selain itu, istri Teco, Miranda Cugurra, berasal dari kota tersebut, dan mereka juga melangsungkan pernikahan di Surabaya. Hal ini membuat kemungkinan Teco untuk bergabung dengan klub luar negeri menjadi kecil. "Tergantung saya di klub mana musim depan. Saya sempat tujuh tahun di Thailand dan senang ada di sana. Tapi istri dan anak-anak saya adalah orang Indonesia," ungkap Teco.
Apabila Teco pindah ke Persebaya atau Persija di musim depan, ada kemungkinan beberapa pemain dari Bali United akan ikut bergabung. Namun, Teco memilih untuk tidak membahas hal tersebut saat ini. Dia menegaskan bahwa saat ini fokusnya adalah menyelesaikan lima pertandingan tersisa bersama Bali United. Teco ingin memastikan bahwa timnya dapat meraih hasil maksimal sebelum memikirkan langkah selanjutnya dalam kariernya.