Massimiliano Allegri Muncul jadi Kandidat Terkuat Pengganti Ruben Amorim di MU?
Max Allegri beserta beberapa nama lainnya menjadi kandidat untuk posisi pelatih baru di Manchester United.
Massimiliano Allegri muncul menjadi calon terkuat untuk menjabat sebagai pelatih Manchester United (MU) yang selanjutnya. Hal ini terjadi di tengah ketidakpastian mengenai masa depan Ruben Amorim di Old Trafford. Spekulasi mengenai hal ini muncul setelah pernyataan Amorim yang menunjukkan kemungkinan dirinya akan meninggalkan klub jika performa buruk Setan Merah terus berlanjut. Pelatih asal Portugal ini baru ditunjuk pada bulan November lalu untuk menggantikan Erik ten Hag, tetapi hingga saat ini ia belum berhasil mengubah keadaan klub di liga domestik.
Kekalahan 0-2 yang dialami MU saat melawan West Ham di kandang sendiri membuat mereka terjerembab ke posisi ke-16 klasemen Premier League. Meskipun manajemen klub belum memiliki rencana untuk mengevaluasi posisi Amorim dalam waktu dekat, seperti yang dilaporkan oleh Talksport, komentar pedasnya setelah pertandingan membuka kemungkinan bahwa kepergiannya dapat berasal dari keputusan pribadi. Dengan situasi yang tidak menentu ini, banyak pihak yang mulai mempertimbangkan masa depan Amorim di klub, dan nama Allegri semakin menguat sebagai penggantinya.
Allegri jadi Kandidat
Di tengah kondisi tersebut, nama Allegri muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan Amorim. Berdasarkan informasi dari Talksport Bet, mantan pelatih Juventus ini memiliki odds 4/1 untuk menjadi manajer baru MU jika posisi kepelatihan kembali tersedia. Sejak meninggalkan Juventus di akhir musim lalu, Allegri belum kembali terjun ke dunia kepelatihan.
Dalam perjalanan kariernya di Italia, ia berhasil mengoleksi lima gelar Serie A bersama Juventus selama dua periode yang berbeda, serta satu titel liga saat melatih AC Milan. Pada awal musim ini, West Ham juga pernah menjajaki kemungkinan untuk merekrut Allegri sebelum akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Julen Lopetegui.
Glasner Termasuk dalam Daftar
Selain nama Allegri, manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, juga menjadi perhatian dengan peluang 6/1 untuk menjadi pelatih baru. Glasner sukses membawa timnya mencapai final Piala FA dan menarik perhatian publik sejak mengambil alih posisi manajer pada Februari 2024. Meskipun demikian, kontraknya hanya tersisa satu tahun, dan ketertarikan dari RB Leipzig di Bundesliga semakin menambah kompleksitas situasi di Selhurst Park.
Di sisi lain, Mauricio Pochettino, yang sebelumnya menjabat sebagai manajer Chelsea dan Tottenham, juga menjadi kandidat kuat dengan peluang 8/1. Selain itu, dua nama lainnya, yaitu Kieran McKenna dari Ipswich Town dan Gareth Southgate, mantan pelatih Timnas Inggris, masing-masing memiliki peluang 10/1 untuk mengisi posisi tersebut.
Amorim Kecewa
Meskipun Ruben Amorim masih menjabat sebagai pelatih kepala dengan kontrak yang berlaku hingga 2027, ia tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya terhadap situasi yang terjadi di dalam klub. Dalam wawancara bersama BBC setelah kekalahan dari West Ham, ia mengungkapkan, "Setiap orang di sini harus memikirkan banyak hal secara serius. Semua orang sedang fokus pada final [Liga Europa], tapi sebenarnya bukan itu masalahnya. Kami punya persoalan yang lebih besar," kata Amorim.
Ia melanjutkan, "Saya bicara soal diri saya sendiri, tentang budaya di klub dan dalam tim ini. Kami perlu mengubah itu. Ini adalah momen penting dalam sejarah klub," jelasnya.
Amorim juga menekankan pentingnya ketahanan tim. "Kami harus benar-benar kuat saat memasuki musim panas nanti dan berani mengambil keputusan karena kami tidak boleh menjalani musim seperti ini lagi. Jika musim depan dimulai dengan perasaan yang sama, lebih baik beri ruang kepada orang lain," tambahnya.
Catatan Terburuk
Dengan hanya dua pertandingan tersisa di Premier League, Manchester United yang kini berada di posisi ke-16 berisiko mencatatkan prestasi terburuk sejak mereka kembali promosi ke liga utama Inggris pada tahun 1975. Meskipun demikian, peluang untuk tampil di Liga Champions musim depan masih ada. Jika mereka berhasil mengalahkan Tottenham dalam final Liga Europa yang dijadwalkan pada Kamis dini hari WIB (13-5-2025), maka satu tempat di kompetisi elit Eropa akan tetap menjadi milik mereka, terlepas dari performa buruk yang ditunjukkan di liga.
Sumber: Talksport