LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Ini Sosok Orang Pertama dari Indonesia yang jadi Pelatih di Klub Sepak Bola Arab Saudi, Berasal dari Lamongan

Agam Haris Pambudi, seorang pria 31 tahun dari Lamongan, Jawa Timur, menjadi orang Indonesia pertama yang berkarier di sepak bola Arab Saudi sebagai pelatih.

Kamis, 24 Okt 2024 20:32:00
agam haris pambudi
Agam Haris Pambudi. (Youtube Omah Balbalan) (© 2024 Bola.com)
Advertisement

Di Indonesia, sangat sedikit orang yang terlibat dalam dunia sepak bola Arab Saudi. Meskipun ada beberapa nama seperti Ryuji Utomo dan Adam Alis yang pernah berkarier di Liga Bahrain, mereka tidak bermain di Arab Saudi. Namun, ada kisah menarik mengenai Agam Haris Pambudi. Pria berusia 31 tahun asal Lamongan, Jawa Timur ini menjadi orang Indonesia pertama yang berkarier di sepak bola Arab Saudi sebagai pelatih. Agam Haris Pambudi berbagi cerita tentang perjalanan kariernya sebagai pelatih tim putri Liga Arab Saudi, Al Wehda. Perjalanannya dimulai saat ia melaksanakan ibadah umrah bersama keluarganya pada tahun 2023.

“Awal mulanya saya pernah berkirim via email ke beberapa klub atau akademi sepak bola di Arab Saudi. Sambil berjalannya waktu, saya ibadah umrah sekeluarga pada 2023 saat Ramadan. Sambil menunggu buka puasa dan ngobrol dengan anak muda di sana, kami ngobrol dengan bahasa Arab yang sedikit-sedikit saya bisa,” ujar Agam Haris Pambudi dalam perbincangan di kanal Youtube Omah Balbalan.

Kisahnya menunjukkan bahwa dengan usaha dan keberanian, peluang dapat muncul di tempat yang tidak terduga. Keberhasilannya menjadi pelatih di Arab Saudi adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang bercita-cita berkarier di dunia sepak bola internasional.

Doa

Agam Pambudi berbincang dengan seorang penduduk Arab mengenai pekerjaan dan aspirasinya untuk terjun ke dunia sepak bola. Ia menyatakan keinginannya untuk menjadi pelatih di Arab Saudi, dan percakapan tersebut terjadi tepat di depan Ka'bah.

Advertisement

"Orang itu bilang tidak mungkin bisa melatih di sini, karena harus kenal dengan manajer, harus punya agen dan sebagainya. Tapi dengan yakin saya bilang enggak ada yang tidak mungkin kalau Tuhan berkehendak," ujarnya pada waktu itu.

Setelah dua bulan pulang dari umrah, Agam Pambudi berhasil menjalin kontrak dengan Persewar Waropen sebagai pelatih fisik di Liga 2 untuk periode dua musim. Ia juga menerima respons melalui email dari beberapa klub di Arab Saudi yang telah dihubunginya.

Advertisement

"Kemudian saya diminta pemaparan dan presentasi. Hingga akhirnya bergabung dengan tim sepak bola putri Al Wehda, kebetulan tim putra mereka ada di Liga Pro Arab Saudi," jelasnya.

Agam kini bertanggung jawab atas tim putri Al Wehda yang berlaga di Divisi Satu Liga Arab Saudi Putri.

"Saya berharap ini tantangan baru dan jadi asisten pelatih, dengan pelatih kepala dari Arab Saudi," tambahnya. Dengan semangat dan keyakinan, ia siap menghadapi tantangan baru di dunia sepak bola.

Promosi Jabatan

Menariknya, ia diterima oleh tim putri Al Wehda meskipun masih memiliki kontrak dengan Persewar Waropen. Ia secara langsung menemui Presiden klub Al Waidah untuk meminta izin, dengan alasan bahwa email yang diterimanya sudah lama dan diterima saat ia sudah terikat kerja dengan Persewar.

"Ternyata beliau dengan bangga dan mendukung penuh, uang yang sudah diberikan saya kembalikan tapi ditolak dan diberikan untuk saya sebagai uang saku," ungkapnya.

Awalnya menjabat sebagai asisten pelatih, Agam kemudian diangkat menjadi pelatih kepala tim putri Al Wehda. Pengunduran diri pelatih kepala sebelumnya terjadi akibat masalah internal klub.

"Setelah beberapa pertandingan, pelatih kepalanya dipecat dan saya naik jabatan, karena ada masalah yang berkaitan dengan hasil pertandingan yang kurang memuaskan. Saya sudah memiliki lisensi A AFC, sehingga manajemen menunjuk saya sebagai pelatih kepala," jelasnya.

"Jika ini adalah tanggung jawab yang diberikan, saya akan berusaha sebaik mungkin. Saya mengumpulkan beberapa staf pelatih dan pemain, karena tim ini menghadapi kendala dan perlu mencari solusi untuk menjadi lebih baik. Alhamdulillah, di sisa musim, tim saya berhasil meraih kemenangan besar dalam lima pertandingan," tambahnya.

Tidak Ada Titik Temu

Bersama Agam, tim Al Wehda berhasil menempati peringkat ke-13 dari total 32 tim pada musim 2023/2024. Dia menyelesaikan semua tanggung jawabnya hingga kontrak di Al Wehda berakhir pada 25 Maret 2024. Berkat pencapaian tersebut, Agam sebenarnya mendapatkan tawaran untuk kembali melatih Al Wehda.

Namun, pada waktu yang bersamaan, dia harus berangkat ke Aceh untuk mendampingi tim Jawa Timur di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Dengan status sebagai asisten pelatih sekaligus "staf administrasi", dia turut berkontribusi dalam membawa tim sepak bola Jawa Timur meraih medali emas.

"Saya ditawari kontrak lagi dan diminta untuk kembali untuk musim yang baru. Namun, saya mengajukan beberapa syarat yang perlu diperhatikan agar insiden kurang profesional yang terjadi sebelumnya tidak terulang," ungkapnya. Dia menambahkan, "Hingga saat ini, belum ada kesepakatan mengenai syarat yang saya ajukan. Beberapa poin masih menjadi hambatan, termasuk dalam perjanjian kontrak," jelasnya.

Advertisement

Sumber: Kanal Youtube Omah Balbalan

Berita Terbaru
  • ShopeePay Bagikan 4 Tips Mengatur Pengeluaran agar Transaksi Harian Lebih Hemat
  • Hacker Global Bidik Bank Asia Pasifik, Serangan Siber Makin Canggih
  • BRMP Papua Barat Kembangkan Benih Jagung, Dorong Kemandirian Pangan Daerah
  • Disdikbud Rejang Lebong Perketat Antisipasi Geng Motor Pelajar di Lingkungan Sekolah
  • Penanganan Krisis Sampah Kunci Utama Wujudkan Keadilan Iklim di Indonesia
  • agam haris pambudi
  • berita inspirasi
  • konten ai
  • merdekabola
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
V
Reporter Vincentius Atmaja, Yus Mei Sawitri
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.