Alasan Tak Terduga Ancelotti Tarik ke Luar Kylian Mbappe saat Madrid Kalah Lawan Real Betis
Carlo Ancelotti mengambil keputusan menarik saat Real Madrid berkunjung ke markas Real Betis.
Carlo Ancelotti membuat keputusan yang mengejutkan saat Real Madrid bertandang ke markas Real Betis dalam pertandingan pekan ke-26 La Liga yang berlangsung pada Minggu (2/3) dini hari WIB. Pelatih asal Italia itu memutuskan untuk menarik keluar Kylian Mbappe ketika timnya tertinggal dalam skor.
Pertandingan antara Madrid dan Betis berlangsung di Stadion Benito Villamarin, di mana Madrid tampil dominan pada awal laga. Bahkan, mereka berhasil unggul lebih dahulu berkat gol yang dicetak oleh Brahim Diaz pada menit ke-10.
Namun, Real Betis tidak menyerah begitu saja dan berhasil bangkit untuk mengambil alih permainan. Jhonny Cardozo mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-34, membuat skor menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Betis mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Isco pada menit ke-54, yang membawa mereka unggul 2-1. Kemenangan ini membawa Betis naik ke peringkat ke-6 klasemen, sementara Real Madrid harus turun ke posisi ke-3.
Kylian Mbappe mengalami sakit gigi!
Real Madrid berada dalam posisi tertinggal 1-2 pada menit ke-54. Untuk mengatasi situasi tersebut, Ancelotti melakukan perubahan pada susunan pemainnya. Pada menit ke-59, Arda Guller dan Eduardo Camavinga dimasukkan ke lapangan. Guller diharapkan dapat memberikan alternatif baru di sektor serangan. Kemudian, pada menit ke-75, Ancelotti mengambil langkah yang mengejutkan dengan menarik keluar Mbappe dan menggantinya dengan Endrick. Keputusan ini diambil di saat Madrid sangat membutuhkan gol.
Ternyata, kondisi Mbappe tidak optimal. "Mbappe punya masalah dengan giginya dan belum banyak berlatih," ungkap Ancelotti yang dikutip dari situs resmi klub.
"Mbappe tidak dalam kondisi terbaiknya. Jadi, untuk menghindari masalah, saya memutuskan untuk menggantinya dan memasukkan Endrick, yang sedang dalam performa bagus," tegasnya.
Ancelotti merasa kecewa dengan penampilan Real Madrid
Real Madrid mampu mencetak gol lebih awal pada menit ke-10, dan Ancelotti berpendapat bahwa timnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka kehilangan kendali permainan dan akhirnya pulang tanpa membawa poin. "Itu adalah pertandingan yang buruk. Kami memulai dengan baik, tetapi kemudian kami tidak dapat mempertahankan tempo dalam hal sikap dan komitmen. Kami kehilangan kendali permainan melawan tim yang bermain lebih baik dan pantas menang," ungkap Ancelotti. Dia menambahkan, "Itu pukulan telak. Kami harus bereaksi. Kalah pada tahap musim ini sulit, karena setiap tim bersaing dan kami tidak bermain baik dalam pertandingan ini," tegas Ancelotti.