LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA
  2. INDONESIA

5 Rekor Buruk PSIS mengalami 5 sampai Bikin Degradasi dari BRI Liga 1

Keterpurukan PSIS Semarang yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan menyisakan berbagai catatan buruk yang perlu diperhatikan.

Selasa, 13 Mei 2025 14:09:00
psis semarang
PSIS Semarang - Ilustrasi Logo PSIS Semarang, Semarang Belongs to Me (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2025 Bola.com)
Advertisement

PSIS Semarang mencatatkan serangkaian hasil buruk yang mengakibatkan mereka terdegradasi dari BRI Liga 1 2024/2025. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab kegagalan Tim Mahesa Jenar dalam bersaing di musim ini. Setelah mengalami kekalahan 1-2 dari PSS Sleman pada pekan ke-32 BRI Liga 1, nasib PSIS Semarang akhirnya ditentukan setelah Semen Padang dan Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1.

Hasil tersebut membuat skuad Kabau Sirah mengumpulkan 32 poin dan menempati posisi ke-15 dalam klasemen sementara. Jumlah poin ini sudah tidak mungkin terkejar oleh Tim Mahesa Jenar, meskipun mereka berhasil memenangkan dua pertandingan terakhir.

Dengan demikian, PSIS Semarang menjadi tim pertama yang dipastikan terdegradasi. Kejadian ini memberikan kesedihan bagi Septian David Maulana dan rekan-rekannya, serta meninggalkan sejumlah catatan negatif. Berikut ini adalah ulasan yang disajikan oleh Bola.com.

Klub jumlah kemenangan paling sedikit

PSIS Semarang - Ilustrasi Logo PSIS Semarang, Semarang Belongs to Me (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Perjalanan PSIS Semarang dalam BRI Liga 1 2024/2025 sangatlah menantang. Ketika mereka dipastikan terdegradasi pada pekan ke-32, Tim Mahesa Jenar tercatat sebagai klub dengan jumlah kemenangan paling sedikit. Dari 32 pertandingan yang telah dijalani, PSIS Semarang hanya mampu meraih enam kemenangan.

Advertisement

Angka ini merupakan yang terendah di antara semua tim yang berkompetisi. Selain itu, mereka juga mencatatkan jumlah kekalahan yang cukup tinggi, dengan 19 kali kalah. Meskipun PSS Sleman juga mengalami kekalahan sebanyak itu, mereka berhasil memperoleh lebih banyak kemenangan, yaitu sembilan kali.

Paling sedikit mencetak gol

PSIS Semarang - Ilustrasi Logo PSIS Semarang, Semarang Belongs to Me (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

PSIS Semarang menghadapi tantangan besar dalam bersaing di musim ini, terutama terkait dengan rendahnya produktivitas gol mereka. Tim Mahesa Jenar tercatat sebagai salah satu kontestan dengan kemampuan mencetak gol yang paling minim. Hingga pekan ke-32 BRI Liga 1 2024/2024, mereka hanya berhasil mencetak 27 gol.

Advertisement

Angka ini merupakan yang terendah di antara semua tim yang berkompetisi di liga tertinggi musim ini. Kurangnya striker yang memiliki naluri mencetak gol menjadi salah satu faktor penghambat. Saat ini, dua pemain yang mencetak gol terbanyak untuk tim adalah Septian David Maulana dan Sudi Abdallah, yang masing-masing hanya mampu mengoleksi lima gol sepanjang musim ini.

Tren yang menurun di kandang

PSIS Semarang - Ilustrasi Logo PSIS Semarang, Semarang Belongs to Me (Bola.com/Adreanus Titus) © 2025 Bola.com

Melihat performa PSIS Semarang pada musim lalu, khususnya saat hampir mencapai peringkat empat besar untuk masuk ke fase championship series, tim ini dikenal sebagai salah satu tim yang sulit dikalahkan saat bermain di kandang. Namun, kondisi tersebut tidak berlanjut pada musim 2024/2025. Ketika mereka harus berstatus sebagai tim tamu hingga akhirnya kembali ke Stadion Jatidiri, PSIS masih belum dapat menunjukkan permainan terbaiknya di kandang sendiri.

Dalam catatan yang ada, PSIS hanya berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari total 16 pertandingan yang dimainkan di kandang. Angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan dengan performa tandang mereka yang mencatatkan tiga kali kemenangan dan lima kali imbang dalam 16 laga. Hal ini menunjukkan bahwa tim yang sebelumnya cukup kompetitif di kandang kini menghadapi kesulitan untuk meraih hasil positif di depan pendukungnya sendiri.

Susah menang

Faktor lain yang menyebabkan PSIS Semarang terjebak di zona bawah klasemen BRI Liga 1 2024/2025 dapat dilihat dari catatan panjang tanpa kemenangan yang mereka alami selama putaran kedua. Tim Mahesa Jenar telah mengalami serangkaian laga tanpa meraih kemenangan yang cukup signifikan.

Khususnya pada putaran kedua ini, PSIS tercatat telah melewati 12 pertandingan terakhir tanpa mendapatkan tiga poin. "Situasi itu dimulai sejak terakhir kali mereka menang pada pekan ke-20 di kandang PSBS Biak (3-1)." Sejak kemenangan tersebut, PSIS tidak pernah meraih kemenangan lagi, dengan catatan delapan kekalahan dan empat hasil imbang.

Posisi terendah dalam Era Liga 1

Apabila PSIS Semarang tetap berada di posisi terakhir hingga akhir musim, maka hal ini akan menjadi pencapaian terburuk yang pernah diraih oleh Mahesa Jenar sejak mereka promosi ke Liga 1 pada musim 2018. Ini merupakan posisi terendah yang mereka alami dalam sejarah Liga 1.

Advertisement

Pada awal kiprah mereka di Liga 1 2018, tim ini berhasil menempati peringkat ke-10. Di musim berikutnya, Liga 1 2019, PSIS menutup kompetisi di urutan ke-14. Selanjutnya, secara berurutan, mereka berhasil menyelesaikan musim di posisi ke-7 pada 2021/2022, peringkat ke-13 pada 2022/2023, dan peringkat ke-6 pada 2023/2024. Pada musim terakhir, mereka hanya tertinggal dua poin dari zona championship series.

Berita Terbaru
  • Pelaku Penikaman Gowa Menyerahkan Diri Usai Viral, Polisi Dalami Motif
  • Prakiraan Cuaca Jakarta: BMKG Prediksi Hujan Ringan Sepanjang Senin, Waspada Potensi Hujan Sedang
  • Pemkab Malinau Biayai Haji Penuh Perjalanan Jemaah ke Tanah Suci 2026
  • Volume Kendaraan di GT Jasamarga Cikampek Utama Melonjak Saat Libur Panjang
  • MU Siapkan Regenerasi, Danilo dari Botafogo Masuk Radar Pengganti Casemiro
  • berita paham
  • bri liga 1
  • konten ai
  • merdekabola
  • psis
  • psis semarang
Artikel ini ditulis oleh
Editor Eko Prasetya
R
Reporter Radifa Arsa, Rizki Hidayat
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.