5 Pelajaran dari Pertandingan Manchester United 3-2 Ipswich Town: Hobi Onana Blunder Makin Menjadi
Manchester United sukses mengamankan kemenangan krusial dengan skor 3-2 melawan Ipswich Town dalam pertandingan yang dihelat di Old Trafford.
Manchester United berhasil meraih kemenangan krusial dengan skor 3-2 melawan Ipswich Town dalam pertandingan yang diadakan di Old Trafford pada Kamis (27/2/2025) dini hari WIB. Dengan hasil ini, tim yang dilatih oleh Ruben Amorim naik satu posisi ke urutan ke-14 dalam klasemen sementara Premier League.
Sejak awal pertandingan, tepatnya pada menit keempat, Manchester United sudah kebobolan oleh gol Jaden Philogene. Gol tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi antara kiper Andre Onana dan bek Patrick Dorgu, yang dimanfaatkan oleh Philogene untuk mencetak gol ke gawang yang kosong. Manchester United akhirnya dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-18. Umpan dari tendangan bebas Bruno Fernandes berhasil disundul oleh Sam Morsy, kapten Ipswich, yang tanpa sengaja mengubah arah bola ke gawangnya sendiri.
Setelah itu, tuan rumah berhasil berbalik unggul pada menit ke-27. Matthijs de Ligt mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari tembakan Diogo Dalot yang sempat ditepis oleh kiper Ipswich, Christian Walton. Namun, menjelang akhir babak pertama, Manchester United harus kehilangan satu pemain setelah Patrick Dorgu menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Omari Hutchinson pada menit ke-43. Situasi ini dimanfaatkan oleh Ipswich, yang kembali mencetak gol kedua melalui Philogene, yang berhasil menyundul umpan silang rendah yang tidak dapat diantisipasi oleh Onana.
Gol yang dicetak oleh Maguire menjadi kunci kemenangan
Meskipun hanya bermain dengan sepuluh pemain, Manchester United menunjukkan semangat yang luar biasa di babak kedua. Pada menit ke-48, Harry Maguire berhasil membawa timnya kembali unggul dengan sundulan yang memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Bruno Fernandes. Setelah gol tersebut, Ipswich menguasai permainan, tetapi pertahanan yang kokoh dan penampilan gemilang Andre Onana di babak kedua membuat tim tamu kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya. Sepanjang paruh kedua pertandingan, Onana hanya melakukan satu penyelamatan.
Kemenangan ini memberikan harapan baru bagi Manchester United yang masih berupaya menjauh dari zona degradasi. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Amorim untuk meningkatkan performa tim di sisa musim ini. Berikut lima hal yang bisa kita pelajari dari laga Manchester United vs Ipswich Town selengkapnya.
Kesalahan Andre Onana terus berlanjut
Kesalahan komunikasi yang dilakukan oleh Onana, yang berujung pada gol pembuka, mengindikasikan bahwa kiper tersebut masih sering melakukan kesalahan fatal di saat-saat penting. Akibat dari gol tersebut, perhatian publik, termasuk penggemar dan analis, semakin tertuju pada Onana.
Banyak yang berpendapat bahwa kiper yang berasal dari Kamerun itu tidak lagi pantas untuk menjaga gawang Manchester United. Kemungkinan besar, blunder yang terjadi kali ini akan mendorong Amorim untuk mempertimbangkan memainkan Altay Bayindir dalam pertandingan berikutnya.
Pertandingan yang mengecewakan bagi Patrick Dorgu
Dorgu harus menghadapi momen yang menyakitkan setelah mendapatkan kartu merah di babak pertama akibat melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Omari Hutchinson. Dengan sanksi larangan bermain yang dijatuhkan, bek asal Denmark tersebut dipastikan tidak akan tampil dalam tiga pertandingan selanjutnya.
Keputusan yang tidak biasa dari Ruben Amorim
Pergantian pemain yang dilakukan oleh Amorim di babak pertama menimbulkan berbagai pertanyaan. Alejandro Garnacho, yang menunjukkan performa cukup mengesankan, justru ditarik keluar lebih cepat, padahal ada pemain lain yang bermain di bawah standar. Keputusan ini membuat Garnacho terlihat bingung saat menyadari dirinya harus meninggalkan lapangan.
Keputusan Amorim untuk mengganti Garnacho di tengah pertandingan menjadi sorotan. Meskipun Garnacho menunjukkan ancaman bagi pertahanan lawan, ia harus rela ditarik keluar, sementara pemain lain yang kurang berkontribusi tetap berada di lapangan. Hal ini terlihat jelas dari ekspresi wajah Garnacho yang menunjukkan kebingungan saat ia meninggalkan permainan.
Set piece menjadi senjata utama
Tiga gol yang dicetak oleh Manchester United dalam pertandingan ini semuanya berasal dari situasi bola mati yang dirancang oleh Bruno Fernandes. Kini, United telah berhasil mencetak 10 gol dari situasi serupa pada musim ini, angka ini lebih tinggi dibandingkan total gol yang mereka raih dari bola mati pada musim lalu.
Tindakan protes suporter terhadap Ratcliffe dan Glazer
Para penggemar Manchester United kembali menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan menyanyikan lagu-lagu protes yang ditujukan kepada keluarga Glazer. Selain itu, Sir Jim Ratcliffe, yang baru saja mengambil alih sebagian saham klub, juga merasakan dampak negatif dari sorakan suporter akibat rencananya untuk memecat 200 karyawan klub.
Ketidakpuasan suporter ini menunjukkan betapa mendalamnya rasa frustrasi mereka terhadap manajemen klub. Meskipun ada perubahan kepemilikan, tampaknya masalah yang ada belum sepenuhnya teratasi, dan tindakan pemutusan hubungan kerja ini semakin menambah ketegangan antara pihak manajemen dan penggemar.
Hasil dan Jadwal Liga Premier untuk Pekan Ini
Rabu, 26 Februari 2025
Pada pukul 02:30 WIB, Brighton berhasil mengalahkan Bournemouth dengan skor 2-1. Selain itu, Crystal Palace juga meraih kemenangan besar atas Aston Villa dengan skor akhir 4-1. Pertandingan lainnya menunjukkan Wolverhampton kalah dari Fulham dengan skor 1-2, sementara Chelsea mencatatkan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Southampton.
Kamis, 27 Februari 2025
Pada hari Kamis, pertandingan dimulai dengan Brentford yang bermain imbang 1-1 melawan Everton pada pukul 02:30 WIB. Di waktu yang sama, Manchester United berhasil mengalahkan Ipswich Town dengan skor 3-2, sedangkan Nottingham Forest dan Arsenal harus puas bermain tanpa gol. Tottenham juga mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Manchester City, sementara Liverpool mengalahkan Newcastle dengan skor 2-0 pada laga yang berlangsung pukul 03:15 WIB.
Jumat, 28 Februari 2025
Pada hari Jumat, pertandingan antara West Ham dan Leicester City dijadwalkan berlangsung pada pukul 03:00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan di Champions TV 5 dan Vidio.