Terungkap Isi Hati Suami Mendiang Irianti Erningpraja: Dia Soulmate Saya
Kepergian Irianti Erningpraja meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarganya.
Kepergian Irianti Erningpraja meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarganya, khususnya sang suami Peco Seno, yang menganggap mendiang sebagai belahan jiwa. Seno memandang hubungan mereka sebagai sebuah petualangan yang penuh makna.
"Sebagai istri yang luar biasa, dia soulmate saya. Kami kayak petualanganlah begitu berdua," ungkap Peco Seno di rumah duka yang terletak di Kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (28/5).
Irianti Erningpraja meninggal dunia di Jakarta pada tanggal 27 Mei 2025. Dalam kenangannya, Seno menggambarkan istrinya sebagai sosok yang multitalenta dan memiliki pengetahuan yang luas. Banyak kemampuan yang dimiliki Irianti Erningpraja, ditambah dengan semangatnya yang tinggi untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.
"Beliau multitalenta, punya wawasan luas, inisiatifnya tinggi. Banyaklah talentanya, sulit kalau sebutin satu per satu. Ajak ini ya, ajak itu ya. Tapi yang terakhir musik ya, nulis, terus bikin lagu sampai terakhir," Peco Seno melanjutkan.
Kenangan Kebersamaan dengan Irianti Erningpraja
Seno mengingat kembali momen-momen berharga yang dihabiskannya bersama Irianti Erningpraja. Ia merasa banyak keajaiban yang menghiasi perjalanan pernikahannya dengan penyanyi Mengapa Kau Tinggalkan Aku.
"Luar biasa itu, petualangan luar biasa menikah dengan dia. Kami menikah di Australia, banyak hal menarik untuk diceritakan. Salah satunya kita beli tanah, tapi enggak kita samperin. Kita cuma tunjuk, eh di tanah itu ada air terjun," kenangnya.
Firasat Sebelum Meninggal Dunia
Seno mengakui bahwa Irianti Erningpraja tidak meninggalkan pesan khusus sebelum ia berpulang. Sebagai suami, Seno merasakan firasat mengenai kepergian Irianti untuk selamanya.
"Enggak ada sih kalau pesan khusus. Kalau firasat, paling ada yang loss, sebelum dia pergi kayak ada yang loss. Saya enggak bisa share, itu menyangkut orang lain," ujar Seno.
Firasat tersebut membuatnya merasa ada yang tidak biasa menjelang kepergian Irianti, meskipun ia tidak dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai perasaan tersebut.
Menurut Seno, pengalaman tersebut sangat mengganggu pikirannya. Ia merasa seolah ada tanda-tanda yang tidak dapat diungkapkan, tetapi tetap saja, hal itu merupakan bagian dari perjalanan hidup. Seno berharap agar semua orang dapat menghargai setiap momen yang ada, terutama bersama orang-orang tercinta.
"Kehilangan itu berat, tetapi kita harus terus melanjutkan hidup," tambah Seno dengan penuh harapan. Ia berusaha untuk tetap tegar meskipun kehilangan orang yang sangat dicintainya.
Minta Maaf Atas Nama Istri
Dalam momen tersebut, Seno mengharapkan doa terbaik untuk Irianti Erningpraja. Ia berdoa agar Irianti Erningpraja diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Mohon dimaafkan jika almarhumah memiliki kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Mohon dimaafkan dan didoakan agar jalannya di alam sana menjadi lebih lapang," ungkap Seno.