LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Tak Sekadar Konser, Bingah Yura Yunita Penuh Kejutan yang Menggetarkan Hati

Penyanyi Yura Yunita berhasil mengadakan konser solo berjudul "Bingah" di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (2/2/2025).

Senin, 03 Feb 2025 16:26:00
yura yunita
Suasana konser tunggal Yura Yunita sangat kental dengan budaya nusantara. (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Konser Bingah yang berlangsung di Istora Senayan bukanlah sekadar acara musik biasa. Yura Yunita menghadirkan sebuah pengalaman luar biasa yang dipenuhi dengan kejutan, mulai dari penampilannya yang dramatis, kolaborasi yang tak terduga dengan musisi terkenal, hingga momen-momen emosional yang membuat ribuan penonton terlarut dalam suasana haru dan bahagia.

Dalam konser Bingah yang sarat emosi ini, Yura Yunita memberikan kejutan istimewa kepada para penggemarnya dengan membawakan lagu terbarunya yang berjudul "Tanda". Momen ini menjadi salah satu yang paling intim dalam pertunjukan, di mana Yura menyampaikan pesan mendalam mengenai perjalanan hidup dan refleksi diri. Ini adalah pertama kalinya lagu tersebut dibawakan di hadapan publik, dan Yura sendiri belum mengetahui kapan lagu ini akan dirilis.

"Aku enggak tahu lagu ini bakal dirilis kapan, tapi ini spesial buat yang datang ke konser 'Bingah'," ungkap Yura Yunita.

Para penonton tampak menikmati penampilan lagu tersebut dengan penuh perhatian. Yura berharap agar lagu ini dapat diterima dengan baik oleh para pencinta musik di Tanah Air.

Advertisement

Beri Ibu Kejutan dengan Hadirkan Ruth Sahanaya

Suasana konser tunggal Yura Yunita sangat kental dengan budaya nusantara. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Konser Bingah yang diadakan oleh Yura dipenuhi dengan berbagai kejutan. Tidak hanya para penonton yang merasakan momen spesial, tetapi juga sang ibunda, Yani. Yura mengundang ibundanya untuk naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama.

Dalam kesempatan itu, Yura mengungkapkan betapa besar peranan ibunya dalam perjalanan kariernya. Sejak kecil, Yura selalu menemani ibunya ke berbagai festival musik. Keduanya kemudian berduet menyanyikan lagu favorit ibunya, "Keliru", yang terkenal berkat Ruth Sahanaya. Yura sangat paham bahwa ibunya adalah penggemar berat Ruth.

Advertisement

Suara merdu ibunda Yura mengalun lembut pada bagian awal lagu. Saat lagu memasuki bagian tengah, Yura memberi kejutan yang tak terduga bagi ibunya. "Aku ada kejutan buat mama, kita sambut Ruth Sahanaya," seru Yura, disambut sorak-sorai penonton. Suasana semakin meriah saat Ruth Sahanaya muncul di atas panggung.

Momen tersebut membuat ibunda Yura terkejut dan bahagia ketika melihat idola yang sangat dihormatinya. Yura, Ruth, dan Yani kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu tersebut, yang membuat penonton merasa terhibur. Yura memang memiliki impian untuk mempertemukan ibunya dengan Ruth, dan akhirnya, harapan itu terwujud di konser Bingah ini. Yura menambahkan, "Hari ini aku pengen mewujudkan mimpinya mama aku, mama aku nggak tahu bakal ada Ruth Sahanaya di sini," yang semakin menegaskan betapa spesialnya momen tersebut.

Berduet Bersama Sal Priadi

Suasana konser tunggal Yura Yunita sangat kental dengan budaya nusantara. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Dalam konser Bingah yang berlangsung meriah, Yura menghadirkan kejutan dengan kehadiran musisi berbakat, Sal Priadi. Penyanyi yang dikenal dengan lirik puitis dan vokal khas ini tampil sebagai bintang tamu spesial, membawakan lagu "Pekat" bersama Yura Yunita.

Suasana yang awalnya penuh euforia tiba-tiba berubah menjadi syahdu ketika intro lagu mulai diputar. Yura berdiri di tengah panggung, dikelilingi cahaya yang menyerupai hujan di layar LCD, sementara Sal Priadi perlahan melangkah ke arah panggung, disambut sorakan antusias dari penonton.

Ketika mereka mulai bernyanyi, harmoni suara Yura dan Sal berpadu dengan sangat baik, menyampaikan lirik yang sarat makna dengan emosi yang mendalam. Dalam lagu "Pekat", Yura berkolaborasi dengan Sal Priadi. Lagu ini sebelumnya direkam oleh Yura bersama Reza Rahadian, dan untuk melengkapi kebutuhan vokal laki-laki, Sal Priadi diundang untuk berduet. Penampilan mereka semakin menarik dengan nuansa hujan yang ditampilkan di layar LED, dan keduanya menunjukkan teknik vokal terbaiknya, yang membuat penonton memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi.

Enam Musisi Perempuan Bawakan Lagu "Tutur Batin."

Suasana konser tunggal Yura Yunita sangat kental dengan budaya nusantara. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2025 Liputan6.com

Dalam salah satu sesi konser Bingah, Yura Yunita menciptakan sebuah pengalaman yang tidak hanya menyentuh emosi, tetapi juga mengangkat isu penting mengenai kesetaraan perempuan. Lagu "Tutur Batin", yang awalnya merupakan cerminan pribadi Yura, kini telah bertransformasi menjadi sebuah anthem yang mewakili suara banyak perempuan. Untuk memperkuat pesan tersebut, Yura mengajak enam musisi perempuan berbakat, antara lain Salma Salsabil, Fanny Soegi, Misellia, Feby Putri, Idgitaf, dan Fathia Izzati. Mereka membawakan "Tutur Batin" dengan nuansa suara masing-masing, menunjukkan bahwa lagu ini telah menjadi milik bersama bagi setiap pendengarnya.

Momen ini lebih dari sekadar kolaborasi; ini adalah perayaan atas keberagaman perempuan dalam berkarya dan mengekspresikan perasaan mereka.

Feby Putri, salah satu musisi yang ikut tampil, menyampaikan kekagumannya terhadap Yura sebagai sosok yang selalu berkomitmen dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan. "Teh Yura sosok yang sangat inspiratif.

Aku turut merasakan segala hal yang disuarakan Teh Yura tentang kesetaraan perempuan dengan kecantikannya masing-masing. Ini memberikanku inspirasi sebagai perempuan sekaligus musisi di Indonesia untuk selalu menyuarakan kebaikan dalam berkarya," ungkap Feby. Di sisi lain, Idgitaf juga mengungkapkan pandangannya tentang Yura yang dianggap sebagai pelopor dalam menampilkan peran perempuan yang kuat dalam industri musik.

"Dari materi lagu, visual, penampilan panggung, semuanya solid banget. Teh Yura selalu konsisten dan tepat sasaran dalam menyuarakan inklusivitas. Mungkin karena niatnya datang dari hati, jadi pesannya juga pasti sampai ke hati. Aku sering kali merasa bahwa melihat Teh Yura itu seperti bensin buat aku bikin sesuatu yang empowering, hopeful, dan mengajak kita berkontemplasi tentang hidup kita sendiri," tuturnya.

Advertisement

Momen "Tutur Batin" dalam konser Bingah lebih dari sekadar pertunjukan musik; ini merupakan platform bagi perempuan untuk saling mendukung, berbagi cerita, dan menegaskan bahwa setiap suara perempuan itu berharga. Lewat musiknya, Yura kembali menunjukkan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan menciptakan perubahan yang berarti.

Berita Terbaru
  • Di Hadapan Belasan Ribu Pelaksana MBG, Prabowo: Kepentingan Rakyat di Atas Semua Kepentingan
  • Fakta dan Peran Presiden Prabowo di Balik Terbongkarnya Korupsi Dadan Hindayana Cs di BGN
  • Dadan Hindayana Cs Kantongi Rp1 Miliar dari Yayasan SPPG Tiap Hari
  • Tiga Santri di Lombok Tengah Diduga Dibakar Teman, Satu Meninggal Dunia
  • Grab Bantah Kabar Bakal Keluar dari Indonesia, Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Digital
  • berita paham
  • konten ai
  • merdekaartis
  • yura yunita
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
D
Reporter Dicky Fadillah, Zulfa Ayu Sundari
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.