Sadis KDRT Billar ke Lesti Kejora, Keluarga di Kampung Sangat Syok & Kaget
Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora membuat keluarganya di Cianjur Syok dan terkejut. Mereka ikut sedih dengan apa yang menimpa Lesti.
Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora membuat keluarganya di Cianjur Syok dan terkejut. Mereka ikut sedih dengan apa yang menimpa Lesti.
Salah satu yang terkejut yakni paman Lesti Kejora, Imam Suwangsa. Imam sampai menitikan air mata begitu mendengar kabar Lesti.
Sebelumnya, Lesti Kejora menyerahkan hasil visum saat membuat laporan polisi (LP) terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (28/9) malam. Sang suami Rizky Billar sebagai terlapor.
Syok dan Terkejut
Paman Lesti, Imam Suwangsa mengungkapkan jika dirinya begitu sedih mendengar kabar KDRT yang menimpa Lesti. Dia tak kuasa menitikan air mata.
"Ikut bersedihlah, ikut nangis gitu," katanya.
"Sayang anak saya seperti itu, mungkin kalau ada orangnya disini (Rizky Billar) yang tunjuk-tunjuk, yang pertama tunjuk, saya Uwanya. Saya beranilah tunjuk-tunjuk. Ini kan sakitnya sakit buatan, bukan sakit alami. Sangat-sangat miris sekali ini," ucapnya," katanya.
Paman Lesti: Dede itu Perempuan
Imam Suwangsa tak menyangka dengan apa yang menimpa Lesti. Apalagi dalam laporan, Lesti mendapat perlakuan kekerasan fisik.
"Dede itu perempuan, badannya kecil. Billar itu kan badannya besar. Kalo betul ada pekerjaan tangan atau bagaimana dia itu, masa dibanting pun dia," imbuhnya.
Imam mengaku tak menerima perlakuan yang menimpa Lesti.
"Dari Uwa dan dari keluarga iya mungkin. Nggak bisa menerima hal seperti itu," ungkapnya
Doakan Masalah Segera Selesai
Imam Suwangsa memberikan dukungan moril buat Lesti. Paman Lesti saat ini berada di Cianjur.
"Dede yang kuat ya. Bisa selesai permasalahan ini," kata Imam Suwangsa.
Sebelumnya, Lesti Kejora membuat laporan ke polisi terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dalam kasus ini, sang suami Rizky Billar sebagai terlapor.
(mdk/dia)