LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Rossa Murka, Bantah Fitnah dan Kirim Somasi ke Puluhan Akun

Pengacara memberikan contoh sebuah akun yang menyatakan bahwa Rossa telah menjalani operasi estetika yang berujung pada kegagalan.

Selasa, 14 Apr 2026 08:00:00
rossa
Konser Colour of Love Ayat-Ayat Cinta diselenggarakan khusus menjelang penayangan film Ayat-Ayat Cinta 2 pada hari ini, Kamis, 21 Desember 2017 lalu. (Nurwahyunan/Bintang.com) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Rossa mengambil tindakan tegas terkait dengan beredarnya berita negatif yang menyerangnya di dunia maya. Melalui tim kuasa hukumnya, Rossa telah mengajukan somasi kepada puluhan akun di berbagai media sosial yang telah menyebarkan berita-berita tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Natalia Rusli, selaku kuasa hukum Rossa, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Pihaknya juga telah melakukan identifikasi terhadap akun-akun yang terlibat.

"Saya selaku kuasa hukum manajemen Rossa menyatakan bahwa menyesali pihak-pihak yang dengan sengaja, atau tidak sengaja, atau hanya ingin dompleng popularitas semata, menaikkan popularitas orang tersebut dengan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh mereka," kata Natalia Rusli di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/4).

Lebih lanjut, Natalia menjelaskan tentang konten yang membuat kliennya merasa geram. Ia memberikan contoh salah satu berita yang diproduksi oleh akun tersebut, yang menyebutkan bahwa Rossa telah menjalani operasi estetika yang gagal.

Advertisement

"Padahal Mbak Rossa tidak melakukan operasi. Seorang diva mempunyai makeup artist yang harus mengikuti tren makeup. Tidak bisa dibilang sekonyong-konyong kalau itu salah operasi atau jadi jelek. Perspektif kita itu berbeda antara cantik dan jelek, tapi jangan memfitnah dan membuat opini seolah-olah Mbak Rossa adalah artis yang salah melakukan operasi," jelasnya.

Dengan langkah ini, Rossa berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Advertisement

Rossa menuntut agar keadilan ditegakkan

Konser Colour of Love Ayat-Ayat Cinta diselenggarakan khusus menjelang penayangan film Ayat-Ayat Cinta 2 pada hari ini, Kamis, 21 Desember 2017 lalu. (Nurwahyunan/Bintang.com) © 2026 Liputan6.com

Ikhsan Tualeka, yang menjadi bagian dari tim kuasa hukum Rossa, memberikan tawaran solusi penyelesaian terkait isu yang melibatkan kliennya. Penyanyi tersebut tidak ingin menimbulkan kegaduhan lebih lanjut akibat peristiwa ini. Pihaknya telah memberikan batas waktu 1x24 jam untuk menghapus berita-berita yang mencemarkan nama baik kliennya.

"Kami sudah melayangkan somasi baik secara tertulis, dan bagi pengguna akun-akun bodong, kami sudah men-DM langsung somasi sesuai dengan hasil karya masing-masing akun media sosial tersebut," ungkap Ikhsan.

Meskipun beberapa akun telah bereaksi dengan menghapus konten yang dimaksud, pihak Rossa menuntut lebih dari sekadar penghapusan unggahan tersebut. Ikhsan menegaskan bahwa para pelaku juga diwajibkan untuk memposting permintaan maaf secara terbuka di platform yang sama.

"Sudah ada yang sebenarnya, sudah ada yang men-take down dengan somasi itu. Tapi ada dua konteks somasi kita, bukan hanya take down tapi permintaan maaf. Jadi yang sudah take down juga harus memposting di media sosialnya yang memposting, memfitnah, mendiskreditkan T.O.C (Rossa) itu untuk menyampaikan maaf di media sosial masing-masing," tambahnya.

Somasi merupakan langkah untuk mitigasi

Konser Colour of Love Ayat-Ayat Cinta diselenggarakan khusus menjelang penayangan film Ayat-Ayat Cinta 2 pada hari ini, Kamis, 21 Desember 2017 lalu. (Nurwahyunan/Bintang.com) © 2026 Liputan6.com

Iksan menjelaskan kerugian yang dialami oleh kliennya, baik dari segi finansial maupun dampak psikologis yang dirasakan. Ia menekankan bahwa somasi ini merupakan langkah pencegahan agar fitnah yang beredar di media sosial tidak semakin merusak ekosistem yang ada.

"Tentu saja kerugian itu akan kita hitung secara materil, tapi tentu saja secara psikis beliau telah dirugikan. Anda bisa bayangkan seorang bangun pagi kemudian media sosialnya, di handphone-nya itu kemudian berseliweran sesuatu yang tidak berdasar pada fakta. Jadi kerugian psikis sudah terjadi. Materi dan immateri akan kita hitung kemudian," ungkapnya.

Melalui pernyataan tersebut, Iksan menunjukkan betapa seriusnya dampak dari berita yang tidak benar. Ia menegaskan bahwa kerugian yang dialami kliennya tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga reputasi di dunia maya, di mana informasi dapat tersebar dengan cepat dan tanpa verifikasi yang memadai. Dengan langkah hukum ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu.

Ancaman untuk melaporkan ke pihak kepolisian

Iksan menegaskan bahwa jika somasi yang telah disampaikan tidak dihiraukan, pihak Rossa akan mengambil tindakan lebih lanjut dengan melaporkan oknum-oknum terkait kepada pihak kepolisian. Pelaporan tersebut direncanakan akan dilakukan ke markas besar kepolisian agar penanganannya lebih menyeluruh dan efektif.

Advertisement

"Jadi sekali lagi, kita akan ketemu lagi bilamana langkah yang kami lakukan somasi hari ini tidak ditanggapi oleh mereka, pihak-pihak yang sudah kami somasi ini, kami akan melakukan pelaporan atau proses secara hukum," pungkas Iksan. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pihak Rossa dalam menegakkan hak mereka dan memastikan bahwa tindakan hukum akan diambil jika situasi tidak berubah.

Berita Terbaru
  • Dadan Hindayana Cs Kantongi Rp1 Miliar dari Yayasan SPPG Tiap Hari
  • Tiga Santri di Lombok Tengah Diduga Dibakar Teman, Satu Meninggal Dunia
  • Grab Bantah Kabar Bakal Keluar dari Indonesia, Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Digital
  • Dedi Mulyadi Wujudkan Janji Bonus Rp1 Miliar untuk Persib, Sumber Dana dari Penjualan Sapi Pribadi
  • Presiden Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Harus Bersih dari Korupsi
  • berita update
  • merdekaartis
  • rossa
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
M
Reporter M Altaf Jauhar, Ratnaning Asih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.