Pembelaan Judika Usai Disebut Maling oleh Ahmad Dhani: Aku Tidak Terbiasa Jadi Pencuri
Judika merespons tuduhan yang dilayangkan oleh Ahmad Dhani dengan sikap tenang.
Penyanyi Judika baru-baru ini mendapatkan tuduhan dari Ahmad Dhani yang menyebutnya sebagai 'pencuri lagu'. Meskipun tuduhan tersebut bisa dianggap provokatif, Judika memilih untuk menanggapi dengan sikap yang tenang.
Judika menegaskan dirinya tidak merasa marah dan tetap menghormati Ahmad Dhani sebagai salah satu senior di dunia musik Indonesia. Menurutnya, pernyataan Dhani lebih sebagai sebuah peringatan terkait masalah serius hak cipta yang sedang menjadi perhatian di industri musik.
"Orang juga tahu rekam jejakku dari mulai aku nyanyi. Aku tidak terbiasa untuk menjadi pencuri, makanya kalaupun ada kayak gini-gini ya nggak apa-apa, itu kakak marahin adiknya biasa saja," kata Judika di Jakarta, Jumat (18/4).
Judika juga menekankan Ahmad Dhani memiliki niat baik dalam menyampaikan kritiknya. Ia meyakini Dhani tidak bermaksud menyebutnya sebagai pencuri lagu, melainkan ingin menekankan pentingnya isu hak cipta yang sering kali terabaikan.
"Aku yakin dia tidak bermaksud seperti itu, tapi memang dia mau membuat masalah ini benar-benar serius diurus," ujarnya.
Tahu Niat Baik Ahmad Dhani
Ahmad Dhani, yang merupakan pemimpin band Dewa 19, telah menjadi suara penting dalam perdebatan mengenai hak cipta di dunia musik. Ia sering menekankan betapa krusialnya perlindungan hak cipta bagi para pencipta lagu dalam berbagai kesempatan.
Judika, salah satu penyanyi terkenal di Indonesia, menyadari pernyataan Dhani mungkin berasal dari rasa frustrasi terhadap keadaan yang ada. Ia menganggap kritik Dhani sebagai ungkapan perhatian dan kasih sayang seorang kakak kepada adiknya.
Judika merasa meskipun kritik yang disampaikan Dhani terdengar tajam, semua itu bertujuan untuk kebaikan industri musik.
"Pakde tuh sudah aku anggap kakakku di musik, jadi mau kakak marah seperti apa buat aku nggak masalah," ungkap Judika.
Isu Hak Cipta Sangat Penting Bagi Musisi
Judika menegaskan masalah hak cipta bukan sekadar persoalan individu, melainkan isu yang lebih luas yang berdampak pada banyak orang di dunia musik. Ia berharap semua pihak dapat bersatu untuk menemukan solusi atas permasalahan ini.
"Kita mudah-mudahan kalau sudah bertemu bisa selesailah. Kita tahu sebenarnya tujuannya sama," ungkap Judika.
Judika yakin melalui diskusi yang konstruktif, semua pihak dapat menemukan jalan keluar yang saling memuaskan.
"Aku pribadi di luar VISI, kita penginnya adem-adem saja, diskusi, dan hal-hal yang sesama pelaku kita cari solusi sesama stakeholder," tambahnya.
Kritik Alat untuk Belajar dan Berkembang
Sikap Judika yang tenang dan profesional dalam menghadapi kritik dari Ahmad Dhani menunjukkan tingkat kedewasaan dan pengalamannya di industri musik. Daripada bereaksi dengan emosi, Judika memilih untuk memahami dan menghargai maksud di balik pernyataan Dhani.
Judika percaya setiap kritik, meskipun terkadang menyakitkan, dapat dijadikan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
"Kalau dianggap maling, ya semua orang dianggap maling gitu kan kayak pengamen, penyanyi kafe atau apa," ujarnya.
Kronologi Perseteruan Ahmad Dhani dan Judika
Hubungan antara Ahmad Dhani dan Judika dikabarkan semakin memanas. Situasi ini berawal ketika Judika disebut-sebut tidak ingin lagi menyanyikan lagu-lagu dari Dewa 19, setelah Ahmad Dhani menagih royalti secara langsung.
Ahmad Dhani pun tanpa ragu menuduh Judika mencuri lagu-lagu Dewa 19 dan ingin mendapatkan semuanya secara gratis. Tuduhan tersebut disampaikan melalui akun Instagramnya yang terverifikasi, lengkap dengan tangkapan layar headline dari media online.
"Abis nyolong lagu Dewa 19, begitu ditagih ogah bawain lagi. Maunya GRATISAN," tulis Ahmad Dhani pada 21 Maret 2025.
Unggahan tersebut merupakan respons Dhani atas berita headline: Judika Ogah Bawain Lagu Dewa 19 Usai Diminta Direct License.