LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

Irish Bella Tolak Jadi Kameo di Film Dosa, Mengaku Sudah Cukup Pusing sebagai Produser Eksekutif

Menjadi produser eksekutif untuk film "Dosa: Penebusan atau Pengampunan" merupakan tantangan baru bagi Irish Bella.

Selasa, 09 Jun 2026 16:40:00
irish bella
Jadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan yang dibintangi oleh Ratu Sofya dan Riza Irsyadillah memiliki Irish Bella sebagai produser eksekutif. Produksi film ini dilakukan oleh HAS Pictures, yang merupakan rumah produksi yang didirikan Irish Bella bersama suaminya, Haldy Sabri. Sebelum terjun ke dunia produksi, Irish Bella dikenal luas sebagai aktris sinetron terkenal, seperti Anugerah Cinta dan Cinta Suci, dengan sinetron terakhirnya berjudul Saleha.

Meskipun sudah dua tahun tidak berakting, Irish Bella mengaku tidak merindukan dunia tersebut. Ketika ditawari untuk tampil sebagai kameo dalam film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, ia memutuskan untuk menolak. "Enggak sih, kali ini. Sudah pusing mengurus angka. Pas ditawari mau main enggak? (Saya bilang) enggak, mau mengurus ini saja," ungkap Irish Bella kepada Showbiz Liputan6.com di Epicentrum XXI Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026.

Bagi Irish Bella, perannya sebagai produser eksekutif dan mengelola production house (PH) adalah sebuah takdir. Haldy Sabri memberikan kepercayaan penuh kepada Irish Bella untuk mengelola HAS Pictures. Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan menjadi debut HAS Pictures di layar lebar.

"Saat bertemu Mas Sondang dan Mas Reza Aditya, akhirnya nyemplung ke film. Saya didukung sama suami, biar saya saja yang maju karena suami lebih ke bisnis. Alhamdulillah, berdiri sendiri satu PH ini, HAS Pictures," jelas bintang film Tiger Boy. Menjadi produser eksekutif adalah tantangan baru bagi Irish Bella, di mana banyak pelajaran berharga yang dapat diambil. Dulu, ia berperan sebagai aktris yang fokus pada mendalami karakter, memahami alur cerita, konteks, dan dialog, lalu menampilkannya sebaik mungkin di depan kamera.

Advertisement

Berbagai hal yang harus diurus, termasuk katering

Jadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_) © 2026 Liputan6.com

Setelah proses syuting selesai, tantangan baru pun muncul. Produser eksekutif memberikan tugas yang berbeda, dan Irish Bella menggambarkan proses produksi film seperti sebuah pertunjukan orkestra. Dalam hal ini, produser eksekutif berfungsi sebagai pemimpin orkestra.

"Kayak orkestra dan produser eksekutif ini yang memimpin. Begitu banyak yang diurus dari hal-hal besar sampai kecil kayak katering segala macam itu dikupas tuntas. Pastinya, wow ini tanggung jawab besar," ujar Irish Bella. Dengan demikian, peran produser eksekutif sangat krusial dalam memastikan semua aspek produksi berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik.

Advertisement

Perjalanan ke luar kota

Jadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_) © 2026 Liputan6.com

"Sangat seru, mudah-mudahan ini bukan proyek pertama dan terakhir," harapnya. Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan menceritakan kisah Bima (Riza Irsyadilah) dan Ersya (Ratu Sofya) yang melakukan perjalanan ke luar kota. Di tengah perjalanan, pasangan suami istri ini terlibat pertengkaran yang berujung pada kecelakaan mobil. Setelah mengalami insiden tersebut, Bima dan Ersya berusaha mencari bantuan dan akhirnya menemukan Hotel Samsara. Hotel ini dijaga oleh seorang resepsionis bernama Dilla (Jennifer Eve), di mana mereka juga bertemu dengan tamu lain, Nanang (Revaldo), yang memiliki masalah kecanduan alkohol.

Serangkaian teror

Jadi produser eksekutif film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, tantangan baru bagi Irish Bella. Nyonya Haldy Sabri merasa bagai pemimpin orkestra. (Foto: Dok. Instagram @_irishbella_) © 2026 Liputan6.com

Setelah menginap di Hotel Samsara, Bima dan Ersya mengalami serangkaian teror yang menegangkan. Meskipun mereka berusaha untuk melarikan diri, situasi tersebut ternyata tidak semudah yang mereka bayangkan.

Advertisement

Sutradara Sondang Pratama menjelaskan arti di balik judul Dosa: Penebusan atau Pengampunan. "Karena melihat zaman sekarang kayaknya orang mulai menormalkan segala sesuatu tindak kejahatan. Jadi, kenapa dosa? Selain refleksi diri kita sendiri, manusia enggak luput dari dosa, saya mencoba merefleksikan dan menerjemahkan itu di film ini," urai Sondang Pratama.

Berita Terbaru
  • Ingin Mesin Awet? Perhatikan Cara Memilih Filter Udara yang Tepat
  • Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Mengurangi Sampah Rumah Tangga, Lingkungan Jadi Lebih Sehat
  • 5 Trik Berkendara Hemat Bensin yang Wajib Dicoba Saat Pertamax Mahal
  • Polda Bali Tangkap 138 Tersangka dan Sita Narkoba Senilai Rp13 Miliar
  • Menteri Jumhur dan Koster Deklarasikan Bali Menuju 100 Persen Pemilahan Sampah
  • berita update
  • film
  • irish bella
  • merdekaartis
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
W
Reporter Wayan Diananto, Ratnaning Asih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.