7 Potret Dapur Rumah Nino Fernandez dan Steffi Zamora di Bali, Minimalis dengan Desain Memanjang
Dapur yang dirancang oleh Nino Fernandez dan Steffi Zamora mengusung konsep minimalis dengan kombinasi warna monokrom hitam.
Demi putri mereka yang tercinta, Nino Fernandez dan Steffi Zamora memutuskan untuk sementara tinggal di Bali. Saat ini, mereka menyewa sebuah rumah sambil mencari lahan untuk membangun rumah impian yang diinginkan. Meskipun baru menempati rumah sewaan, beberapa bagian dari hunian tersebut sudah berhasil menarik perhatian, terutama area dapur yang terlihat nyaman dan estetik.
Dapur ini mengusung konsep industrial-modern dengan nuansa tropis yang kental. Didesain memanjang, dapur ini memanfaatkan material semen ekspos (exposed concrete) yang dipadukan dengan elemen kayu dan dinding berwarna putih bersih. Suasana yang tercipta sangat sejuk dan harmonis dengan alam, menjadi ciri khas hunian estetik di Pulau Dewata yang membuat siapa pun betah berlama-lama di dalamnya.
Berikut adalah potret dapur sementara Nino Fernandez dan Steffi Zamora di Bali yang dapat memberikan inspirasi bagi Anda yang sedang merancang dapur impian dengan nuansa tropis modern.
Kompor
Di dapur ini, area memasak utama terfokus pada sebuah standing stove besar yang terintegrasi dengan baik di antara meja semen ekspos. Kompor tersebut dibuat dari material stainless steel yang kuat, dilengkapi dengan deretan kenop pengatur suhu di bagian depan dan oven besar di bawahnya.
Desain modern yang ditawarkan sangat menarik, dengan penutup kaca hitam di atas kompor yang memberikan kesan sleek dan rapi ketika area masak tidak digunakan. Kombinasi antara fungsi dan estetika ini menciptakan suasana dapur yang stylish dan efisien.
Desain yang memanjang dilengkapi dengan jendela besar
Dapur yang berada di rumah sewa Nino Fernandez dan Steffi Zamora memiliki desain yang memanjang, mengusung kesederhanaan namun tetap memberikan nuansa modern. Penataan ruangnya yang sejajar di satu sisi memungkinkan area memasak tetap nyaman digunakan tanpa mengorbankan luas ruangan.
Warna putih yang mendominasi, dipadukan dengan countertop berwarna abu-abu, menciptakan kesan yang bersih dan rapi. Salah satu fitur menarik dari dapur ini adalah keberadaan jendela besar di samping area kerja, yang memungkinkan cahaya alami masuk dengan leluasa. Pemandangan hijau yang terlihat dari luar jendela semakin menambah kesegaran suasana dapur, sementara rak terbuka dan kabinet minimalis berfungsi untuk menjaga agar perlengkapan dapur tetap tertata rapi.
Wastafel yang menarik dengan desain semen ekspos minimalis
Di sisi kanan kompor, terdapat area wastafel yang menampilkan konsep arsitektur yang unik. Berbeda dengan kebanyakan dapur modern yang menggunakan bak cuci piring dari stainless steel yang terpisah, wastafel ini dirancang menyatu (integrated) dengan cetakan semen ekspos pada countertop-nya. Desain ini menghasilkan tampilan yang halus, minim sambungan, dan semakin menegaskan karakter industrial yang diusung.
Untuk melengkapi kesan minimalis, area ini dilengkapi dengan keran air bermodel melengkung tinggi (gooseneck faucet) dengan finishing chrome yang berkilau. Di sekitar wastafel, barang-barang ditata dengan sangat rapi; mulai dari botol sabun cuci yang estetik hingga talenan kayu yang disandarkan dengan indah pada dinding kayu jendela. Area ini menjadi contoh ideal bagaimana fungsi sanitasi dapur dapat diintegrasikan menjadi elemen dekoratif yang menarik.
Rak gantung terbuka yang rapi dan estetis
Tepat di sisi seberang meja dapur utama, terdapat sistem penyimpanan besar yang memanfaatkan seluruh area dinding koridor dengan konsep rak terbuka (open shelving). Struktur rak ini dibangun kokoh dari semen yang dicat putih bersih, senada dengan warna dinding ruangan. Ketiadaan pintu pada rak ini sengaja dipilih untuk memberikan kesan ruangan yang lebih lapang, sekaligus memudahkan akses saat beraktivitas di dapur.
Di sisi berlawanan dari meja dapur utama, terdapat sistem penyimpanan besar yang memanfaatkan seluruh area dinding koridor dengan desain rak terbuka (open shelving). Rak ini terbuat dari semen yang dicat putih bersih, sehingga warnanya serasi dengan dinding ruangan. Tanpa adanya pintu pada rak ini, desain ini sengaja dipilih untuk menciptakan kesan ruang yang lebih luas dan memberikan kemudahan saat melakukan aktivitas di dapur.
Area penempatan kulkas yang terintegrasi
Integrasi peralatan elektronik di dapur ini dilakukan dengan cara yang sangat cerdas untuk menjaga estetika ruangan yang panjang. Kulkas dua pintu berukuran besar dengan finishing stainless steel abu-abu metalik ditempatkan di dalam ceruk dinding (built-in niche) yang khusus, sehingga permukaannya sejajar dengan dinding koridor di sekitarnya. Penempatan yang tersembunyi ini memastikan bahwa jalur lalu lintas di dalam dapur tetap luas dan tidak terhalang oleh sudut tajam dari badan kulkas.
Desain ini tidak hanya menambah keindahan visual, tetapi juga meningkatkan fungsionalitas dapur. Dengan mengoptimalkan ruang yang ada, pengguna dapat bergerak lebih leluasa tanpa merasa terhalang oleh peralatan besar. Kulkas yang terintegrasi dengan baik ini menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan dapur yang lebih rapi dan teratur.
Pojok Kopi Praktis adalah tempat yang nyaman untuk menikmati kopi dengan cara yang mudah dan cepat
Dapur ini tidak hanya dilengkapi dengan kulkas, tetapi juga memiliki area khusus untuk para pecinta kopi, yang dikenal sebagai coffee corner, yang terletak di ujung meja semen dekat lorong. Di sudut ini, terdapat mesin kopi espresso otomatis berwarna hitam yang elegan, berdampingan dengan teko listrik minimalis yang diletakkan di atas tatakan kayu, siap menyajikan kafein hangat di pagi hari.
Keberadaan sudut elektronik ini menunjukkan gaya hidup modern yang mengedepankan kepraktisan, sambil tetap memperhatikan estetika visual di setiap detailnya. Dengan desain yang menarik, coffee corner ini menjadi daya tarik tersendiri dalam dapur, memberikan kenyamanan bagi penggunanya.
Dapur terletak di dekat kolam renang
Dari bagian dapur, terdapat sebuah pintu kaca di ujung ruangan yang memberikan akses langsung ke kolam renang di luar rumah. Bukaan ini menciptakan kesan terbuka pada dapur dan menghadirkan pemandangan hijau serta suasana tropis khas Bali yang menenangkan.
Sementara itu, lantai berwarna abu-abu yang menyerupai semen ekspos memperkuat nuansa modern dan minimalis. Material lantai ini juga menciptakan transisi yang harmonis antara area dapur dan ruang luar, sehingga keseluruhan hunian terasa menyatu dengan lingkungan sekitarnya.
Desain dapur
1. Desain dapur seperti apa yang diterapkan di rumah Bali Nino dan Steffi? Dapur tersebut mengusung desain galley kitchen, yang merupakan layout koridor memanjang, dengan konsep industrial-modern tropis. Ciri khas dari dapur ini adalah dinding yang berwarna putih bersih, yang berpadu dengan lantai serta countertop yang terbuat dari semen ekspos. Selain itu, aksen kayu hangat pada bingkai jendela dan pintu menambah kehangatan suasana dapur.
2. Mengapa dapur ini menggunakan sistem rak terbuka (open shelving)? Penggunaan rak terbuka tanpa pintu bertujuan menciptakan kesan ruangan yang lebih lapang dan luas pada layout dapur yang memanjang. Konsep ini juga mempermudah akses untuk mengambil peralatan makan, serta berfungsi sebagai elemen dekoratif yang menyerupai kafe modern, terutama jika ditata dengan rapi dan menarik.
3. Bagaimana cara dapur ini memaksimalkan pencahayaan? Dapur ini memanfaatkan pencahayaan alami di siang hari dengan memasang jendela kaca besar yang terletak tepat di area kompor dan wastafel. Untuk pencahayaan malam, dapur ini menggunakan track lighting hitam yang dilengkapi dengan lampu sorot (spotlight) kuning hangat, sehingga menciptakan suasana yang intim dan estetik.