LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. ARTIS

6 Film Legendaris Karya Bobby Sandy, Ada yang Pernah Dikawal Ketat Pemerintah Orde Baru

Sineas terkemuka Indonesia, Bobby Sandy meninggal dunia pada 7 Januari 2025.

Rabu, 08 Jan 2025 14:43:00
showbiz
Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Pekan ini, dunia perfilman Indonesia berduka atas kehilangan salah satu seniman terbaiknya Bobby Sandy yang telah berkontribusi sejak masa Generasi Bunga. Ia mengembuskan napas terakhirnya dalam tidur pada usia 82 tahun, tepatnya pada 7 Januari 2025.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Pedurenan Bekasi, Jawa Barat, dalam suasana yang khidmat dan sederhana, dihadiri oleh keluarga serta sahabat terdekat. Bobby Sandy dikenal luas melalui berbagai film berkualitas, salah satunya adalah Gaun Pengantin.

Film Gaun Pengantin yang dirilis pada tahun 1974 mempertemukan dua aktris legendaris, Christine Hakim dan Widyawati. Karya-karyanya melintasi generasi, termasuk di era Meriam Bellina lewat film Cinta di Balik Noda dan Ketika Musim Semi Tiba.

Bahkan ketika industri film Indonesia mengalami masa suram dan mengandalkan adegan-adegan yang kurang pantas, Bobby Sandy tetap mampu memberikan kontribusi dengan film Gadis Metropolis yang meraih kesuksesan di box office.

Advertisement

Berikut ini 6 film terbaik yang karya Bobby Sandy.

Gaun Pengantin (1974)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Mustahil untuk membahas karya Bobby Sandy tanpa menyebutkan Gaun Pengantin, yang diadaptasi dari naskah Narto Erawan. Film ini menceritakan perjalanan Ira (Widyawati) yang pergi ke Roma untuk mendalami dunia mode dan bertemu dengan Indra (Sophan Sophiaan).

Advertisement

Seiring waktu, hubungan mereka semakin dekat, meskipun Indra sebenarnya telah dijodohkan ayahnya dengan Julia (Christine Hakim). Di tangan sutradara Bobby Sandy, Gaun Pengantin berhasil menjadi sebuah kisah cinta yang manis dan klasik, ditutup dengan ending yang mengesankan. Film ini juga menandai penampilan terakhir aktris Fifi Young.

Mencari Cinta (1979)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Ini adalah salah satu karya dari Bobby Sandy yang mendapatkan "pengawalan ketat" dari Pemerintah Orde Baru. Film ini merupakan adaptasi dari novel Arjuna Mencari Cinta yang ditulis Yudhistira ANM Massardi.

Konon, penggunaan judul Arjuna Mencari Cinta ditolak Departemen Penerangan RI. Selain itu, penggunaan nama wayang untuk karakter dalam film juga dilarang karena alasan tertentu.

Oleh karena itu, judul film ini diubah menjadi Mencari Cinta. Dalam produksi film ini, Bobby Sandy menggandeng Lydia Kandou dan Herman Felani sebagai pemeran utama di bawah naungan Garuda Film.

Cinta di Balik Noda (1984)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Meski terdapat perdebatan mengenai tidak adanya pemenang untuk kategori Film Terbaik, Festival Film Indonesia (FFI) 1984 menjadi momen penting dalam perjalanan karier Meriam Bellina. Pada tahun tersebut, ia berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik berkat perannya sebagai Atika, seorang remaja yang terjerat dalam dunia narkoba dalam film Cinta di Balik Noda.

Di ajang tersebut, ia harus bersaing dengan para aktris hebat seperti Christine Hakim yang membintangi Ponirah Terpidana, Jenny Rachman dari film Budak Nafsu, Lydia Kandou dalam Untukmu Kuserahkan Segalanya, dan Soraya Perucha yang tampil dalam Yang. Dalam arahan sutradara Bobby Sandy, Meriam Bellina berhasil meraih Piala Citra pertamanya, menandai pencapaian penting dalam kariernya.

Selamat tinggal, Jeanette (1988)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Film ini mengangkat tema cinta antar benua, menceritakan kisah Suryono (Mathias Muchus), seorang keturunan ningrat dari Solo, yang menikahi Jeanette (Meriam Bellina), seorang wanita asal Prancis. Sayangnya, pernikahan yang tidak mendapatkan restu tersebut mengalami keretakan dan berakhir dengan Jeanette kembali ke Prancis.

Suryono, yang merasa kesepian setelah ditinggal istrinya, kemudian melampiaskan hasratnya kepada pembantunya, Trimah (Ria Irawan). Penampilan para aktor dalam film ini sangat meyakinkan berkat sentuhan sutradara Bobby Sandy.

Ria Irawan berhasil meraih Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik. Wow!

Kulihat Cinta di Matanya (1985)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Melanjutkan kisah yang mengesankan dari Cinta di Balik Noda, film Kulihat Cinta Di Matanya menggambarkan perjuangan Atika untuk bangkit dari jeratan narkoba. Meskipun ibunya merekomendasikan untuk pindah ke Yogyakarta, Atika tetap memilih untuk tinggal di Jakarta.

Dalam film ini, penonton disuguhkan dengan momen langka yang memperlihatkan adu akting antara Meriam Bellina dan Ikang Fawzi. Bobby Sandy berhasil menyajikan cerita dengan emosi yang tepat, dilengkapi dengan musik yang indah dari maestro Billy J. Budiarjo.

Ketika Musim Semi Tiba (1986)

Sutradara senior Bobby Sandy meninggal dunia dalam tidur di rumahnya, Bekasi, Jawa Barat. Ia dimakamkan di TPU Pedurenan, Bekasi, 7 Januari 2025. (Foto: Koleksi Pribadi Yan Widjaya) © 2025 Liputan6.com

Awang (diperankan oleh Rico Tampatty) mengikuti pelatihan pertelevisian di Roma berkat dukungan dari ayah Margie (Paramitha Rusady). Sayangnya, Awang terlibat cinta dengan Margie yang sudah bertunangan dan hubungan mereka ditentang oleh orang tua Margie.

Dalam keadaan frustrasi, Awang kemudian mencari pelarian dalam pelukan seorang penari bernama Vivienne (Meriam Bellina). Ketika film ini dirilis, banyak adegan yang dianggap berani dan menuai kontroversi.

Pada awal dekade 1990-an, film Ketika Musim Semi Tiba masih diputar di beberapa bioskop kelas B di berbagai daerah, sehingga menjadi perbincangan hangat di kalangan penonton.

Advertisement

Jumlah produksi film Indonesia, berapa banyak? (Liputan6.com/Trie yas)

Berita Terbaru
  • Pemerintah Perkuat Pengembangan Museum sebagai Sarana Edukasi dan Pelestarian Budaya
  • Antusiasme Membara Suporter Paraguay Sambut Laga Krusial di Piala Dunia 2026
  • Dewa United Pisah dengan Jan Olde Riekerink Setelah Empat Musim Penuh Prestasi
  • Persib Resmi Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Perkuat Lini Tengah Maung Bandung
  • Petinju Indonesia Siap Hadapi Tantangan di Asian Boxing Championship U19 dan U23 Jakarta
  • berita update
  • bobby sandy
  • bobby sandy meninggal
  • konten ai
  • merdekaartis
  • orde baru
  • showbiz
  • zaman orde baru
Artikel ini ditulis oleh
Editor Anisyah Al Faqir
W
Reporter Wayan Diananto, Ratnaning Asih
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.