HUT ke-6 merdeka.com, saatnya menatap ke depan
Merdeka.com - Wajah-wajah awak redaksi merdeka.com yang biasanya tegang memburu dan mengedit berita kemarin tampak sumringah. Panggung kecil sudah tersedia di sebuah kafe di bilangan Tebet. Hidangan prasmanan Sea Food juga tampak menggugah selera.
Tak terasa, situs berita ini sudah berusia enam tahun. Dalam waktu yang singkat, media ini mampu bersaing dengan media lama yang sudah lebih dulu eksis. Berbagai prestasi sudah ditorehkan awaknya dalam bidang jurnalistik.
Ada yang istimewa dalam perayaan HUT kali ini. KLN, induk perusahaan merdeka.com merger dengan KMK, induk media liputan6.com. Kami pun menjadi satu dengan nama KLY atau Kapan Lagi Youniverse.
"Kita jadi satu tim sekarang. Media dengan audiens terbesar di Indonesia," kata CEO KLY, Steve Christian, Kamis (2/2).
Saatnya menatap ke depan. Perjalanan ke depan tak akan mudah, tapi mari kita hadapi dengan optimis dan kerja keras.

Pemred merdeka.com kini dijabat Mohamad Teguh yang juga membawahi liputan6.com. Sementara bos kami Wens Manggut naik pangkat menjadi Direktur Konten KLY.
Tahun ini, jajaran redaksi memilih Koordinator Liputan Wisnoe Moerti, Randy Ferdi Firdaus mewakili editor dan Reporter atas nama Supriatin sebagai Best Three of the Year. Penilaiannya adalah kerja sama, inisiatif, ekslusivitas berita dan produktivitas.
Namun yang paling seru adalah Merdekacom Idol. Setiap calon mengirimkan perwakilan untuk berlaga. Pak Awang jadi juri mewakili genre dangdut, sementara Wisnoe Moerti yang gondrong mewakili genre Rock.
Nirmatulloh Effendi mewakili Desk Foto tampil pertama. Pria yang dipanggil Mas Is ini membawakan lagu 'Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan' dari Payung Teduh. Baru setengah jalan, sudah dipaksa turun oleh massa.
"Aku sih no," kata Wisnoe melihat penampilan Mas Is.
Lalu ada Wilfridus Setu Embu membawakan lagu lawas Broery, 'Widuri'. Tak disangka, pria asal NTT ini ternyata bersuara emas. Frids sukses mempesona juri dan hadirin sampai bernyanyi bersama.
"Gue yang melatih," kata Bimo, Kepala Desk Uang bangga melihat anak buahnya. Tentu saja tak ada yang percaya.

Berturut-turut ada Zoel Atsari menyanyikan lagu Iwan Fals. Zoel mewakili Desk Khas dan Video. Pak Opik dari Divisi Traffic dan Merdeka Lokal membawakan lagu 'Aku Lelakimu'.
Desk News diwakili Intan Umbari dengan lagu 'Jaran Goyang' yang dipopulerkan Nella Karisma. Tak mau kalah Desk Dunia menurunkan Ira Astiana dan Farah Fuadona membawakan lagu Via Vallen 'Sayang'.
Akhirnya Pak Awang memilih Wilfridus menjadi juara Merdeka Idol tahun ini. Sementara Pak Opik jadi juara kedua. Pak Haji Hasits sebagai promotor Opik sempat protes, namun berhasil ditenangkan oleh pihak keamanan. Hasits pun akhirnya menerima kekalahan jagoannya dengan ikhlas. Dia malah berjanji akan mengusahakan Wilfridus masuk dapur rekaman.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar," kata Didi Syafirdi yang tahun ini didaulat sebagai Ketua Panitia. Didi membagikan segepok voucher dan tas untuk doorprize hingga jadi idola malam itu.
Gelaran Ultah kali ini juga tak bisa lepas dari dukungan awak redaksi lainnya. Ada Sekretaris Redaksi Dewi Pratiwi, Angga Yudha alias Roy yang jadi MC, Mas Endang yang jadi pembaca doa. Lalu ada Rahma, Yandi dan Izoel yang sibuk sejak sore mempersiapkan acara dan masih banyak lagi. Semua memberikan dukungan, terlalu panjang kalau disebut satu-satu. Terima kasih kawan-kawan.
Akhir kata, kami ucapkan terima kasih pembaca setia merdeka.com. Tanpa anda semua, kami bukan apa-apa. Salam hormat dari dari Tebet. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya