Sriwijaya Air hingga Citilink ajukan penerbangan tambahan sambut libur panjang Imlek

Sriwijaya Air, NAM Air dan Citilink sudah menyatakan akan melakukan extra flight ke beberapa daerah tujuan yang masyarakatnya ramai merayakan hari raya Imlek ini seperti Tanjung Pandan, Pangkal Pinang, Pontianak dan Semarang. Puncak kepadatan keberangkatan penumpang diprediksi pada Kamis sore hingga Jumat pagi (15-16).

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Sriwijaya Air hingga Citilink ajukan penerbangan tambahan sambut libur panjang Imlek
Bandara Soekarno Hatta dipadati pemudik. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Menyambut Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan libur panjang, tiga maskapai mengajukan penerbangan tambahan. Sriwijaya Air, NAM Air dan Citilink sudah menyatakan akan melakukan extra flight ke beberapa daerah tujuan yang masyarakatnya ramai merayakan hari raya Imlek ini seperti Tanjung Pandan, Pangkal Pinang, Pontianak dan Semarang.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, mengatakan Sriwijaya Air grup akan menambah 21.168 kursi penerbangan di lima rute yaitu Jakarta - Tanjung Pandan PP, Jakarta -Pontianak PP, Jakarta- Pangkalpinang PP, Pangkalpinang -Palembang PP, Jakarta -Semarang PP.

Sedangkan Citilink akan menyiapkan 15.480 kursi tambahan selama periode tanggal 11 - 24 Februari 2018 untuk kota tujuan Tanjung Pandan, Pangkal Pinang dan Pontianak.

"Saya ingatkan kembali pada operator penerbangan baik itu maskapai, pengelola bandara, groundhandling dan pengelola navigasi penerbangan untuk bekerja dengan prinsip 3S +1C (Safety, Security, Services dan Compliance) tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Puncak kepadatan keberangkatan penumpang diprediksi pada Kamis sore hingga Jumat pagi (15-16/2) dan puncak kepadatan kepulangan penumpang pada Minggu malam hingga Senin pagi (18/19-2).

Agus juga meminta para operator penerbangan tersebut untuk lebih mengintensifkan kerjasama dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) di masing-masing bandara untuk mengetahui perubahan cuaca dari waktu ke waktu, baik di tempat asal, selama penerbangan hingga tempat tujuan penerbangan. Jika cuaca memang tidak mendukung untuk penerbangan, Agus menginstruksikan untuk menunda atau membatalkan penerbangan.

Rekomendasi