Uang
Topik Populer
Berita Utama
-
-
berita kontributor Menteri UMKM Tegaskan Marketplace Dilarang Naikkan Tarif Sepihak: Kalau Ada Kita akan Tindak
-
-
dpmptsp kupang Pemkot Kupang Sukses Terbitkan 1.001 NIB Baru hingga April 2026, Dorong Ekonomi Lokal
-
-
berita update Progres Pembangunan SMA Unggul Garuda Belitung Timur Capai 24 Persen, Nilai Proyek Rp219 Miliar
-
berita update Prabowo Perintahkan Suku Bunga PNM Diturunkan di Bawah 9 Persen: Masa Orang Miskin Kena 24 Persen
-
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Alasan Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara
-
Nadiem Makarim Bantah Kenaikan Harta Rp4,87 T Terkait Korupsi Chromebook, Sebut Nilai IPO GOTO
-
Dituntut Ganti Rp5,6 Triliun, Peningkatan Kekayaan Nadiem Makarim Dinilai JPU Tak Seimbang dengan Penghasilan
-
Kekecewaan Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook: Tuntutan Saya Lebih Besar daripada Teroris
-
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Langsung Peluk Istri Tak Kuasa Tahan Tangis
Berita Utama Lainnya
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan beban subsidi pemerintah masih bisa ditangani di tengah pelemahan nilai tukar.
Menurut Nixon, penguatan ekosistem wisata digital tersebut juga akan terintegrasi dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan.
Perombakan jabatan yang dilakukan bukan hanya berkaitan dengan angka restitusi pajak. Ini juga sebagai upaya untuk menertibkan pengambilan kebijakan.
Tidak semua mata uang Asia mengalami nasib serupa. Ringgit Malaysia dan dolar Singapura justru relatif lebih stabil dibanding rupiah.
Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya menjadi sentimen positif bagi mata uang suatu negara. Namun kali ini, rupiah justru bergerak berlawanan arah.
Pelemahan rupiah kali ini dipicu kombinasi faktor global dan domestik. Mulai dari memanasnya konflik di Timur Tengah, lonjakan harga minyak dunia.
Namun pada pukul 10.20 WIB, kurs rupiah telah menembus Rp 17.510 per USD berdasarkan data wise.com.
Menteri Keuangan Purbaya memastikan bahwa proses restrukturisasi utang untuk Kereta Cepat Whoosh akan segera selesai.
Indef menilai insentif kendaraan listrik dan energi terbarukan dapat memperkuat ekonomi Indonesia di tengah tekanan global sepanjang 2026.
Rencana kenaikan tarif royalti logam dinilai berpotensi menekan laba emiten tambang dan memengaruhi pergerakan saham sektor pertambangan.