Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cocok kah Investasi Barang-Barang Hobi untuk Dana Darurat?

Cocok kah Investasi Barang-Barang Hobi untuk Dana Darurat? Reebok Classic Club C 85 Diamond Sneakers. ©2017 Reebok

Merdeka.com - Tren investasi generasi muda zaman sekarang sudah makin terdiversifikasi. Mulai dari investasi sneaker, tas, bahkan action figure superhero. Lantas apa pandangan ahli finansial?

Menurut pakar finansial, Tejasari, berinvestasi lewat barang lifestyle seperti sneaker atau tas merupakan hal yang sah. Namun, jenis investasi tersebut tidak dapat diandalkan sebagai dana darurat karena sulit diuangkan dengan cepat.

"Kalau tengah malam tiba-tiba ada kecelakaan atau masalah, apakah saya bisa jual tas ini? Kan tidak bisa. Tetap saja harus ambil ATM," ujarnya kepada Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (30/10).

Bila barang-barang tersebut dijual secara cepat untuk dana darurat, maka harganya pun terancam jatuh. Jika itu terjadi, return dari barang investasi pun terancam membuat rugi.

"Masalahnya, kalau darurat harus perlu yang segera," ujar Tejasari.

Dia pun mendorong agar tiap orang memulai menyisihkan dana darurat ketika masih muda. Sebab, orang Indonesia cenderung baru memikirkan dana masa depan ketika usia sudah mencapai kepala empat.

Tejasari juga menyarankan agar masyarakat tidak mengandalkan kartu kredit saja, karena tidak semua transaksi bisa diselesaikan dengan kartu kredit. Memiliki persediaan uang di rekening khusus dana darurat pun dianggap penting agar bisa diakses di saat genting.

Reporter: Tommy Kurnia Rony

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP