BJ Habibie sebut ekonomi pasar Pancasila bisa jadi semangat baru RI

BJ Habibie mengatakan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila bisa dimulai dengan penerapan konsep ekonomi pasar Pancasila. Melalui ekonomi Pancasila yang berorientasi pada pasar, dasar negara dapat menjadi semangat baru dalam meraih kejayaan di masa depan.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
BJ Habibie sebut ekonomi pasar Pancasila bisa jadi semangat baru RI
BJ Habibie. ©2012 Merdeka.com/mudasir

Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Bachruddin Jusuf Habibie mengatakan, reaktualisasi nilai-nilai Pancasila bisa dimulai dengan penerapan konsep ekonomi pasar Pancasila. Melalui ekonomi Pancasila yang berorientasi pada pasar, dasar negara dapat menjadi semangat baru dalam meraih kejayaan di masa depan.

"Melalui ekonomi Pancasila yang berorientasi pada pasar, dasar negara itu akan ditempatkan dalam kesadaran baru semangat baru dan paradigma baru dalam dinamika perubahan sosial politik masyarakat Indonesia," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Kerja Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) dan Hari Ulang Tahun Ke-27 ICMI Tahun 2017 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (8/12).

Ekonomi pasar Pancasila, kata Habibie, harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan, kekeluargaan, dan mampu memberikan kesempatan seluas luasnya kepada setiap pelaku usaha.

Ekonomi pasar Pancasila juga harus mengandalkan pengembangan sumber daya manusia, pembinaan keluarga sakinah atau keluarga sejahtera yang berbudaya sebagai program utama pengembangan penyempurnaan ekonomi.

Kepada seluruh tokoh ICMI di kampus-kampus dan di lembaga-lembaga kajian lain atau di mana pun berada, Habibie meminta agar serius merumuskan implementasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam lima sila dalam berbagai aspek kehidupan bangsa baik konteks masa kini dan masa depan.

Tak hanya itu, Habibie juga meminta peran penyelenggara negara dalam menjabarkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kebijakan yang diambil. "Nilai-nilai Pancasila harus di implementasikan dalam sanubari bangsa sehingga Indonesia hidup dan berkembang di seluruh pelosok nusantara," ucapnya.

Di hadapan Jokowi, pria asal Pare-Pare, Sulawesi Selatan ini mengatakan, aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus menjadi gerakan nasional. Sehingga tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menjadi slogan politik.

Presiden RI ke tiga ini juga meyakini, meskipun berbeda suku, agama, adat istiadat dan afiliasi politik, rakyat Indonesia pasti mau bekerja sama untuk mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila.

"Saya percaya demokratisasi yang saat ini sedang bergulir dan proses reformasi di berbagai bidang sedang berlangsung akan lebih terang jika nilai-nilai Pancasila diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Rekomendasi