Bisnis Kanvas Jadi Penyelamat Sarinah di Tengah Kelesuan Sektor Ritel
Merdeka.com - PT Sarinah telah menyiapkan beberapa sektor alternatif untuk mendukung kinerja perseroan agar tetap prima, salah satunya dengan mengembangkan bisnis kanvas. Mengingat, sektor ritel di Indonesia masih mengalami kelesuan akibat adanya perubahan pola konsumsi masyarakat.
"Bisnis canvasing ini jadi kita sinergi dengan BUMN lain, kami memproduksi pakaian dan seragam karyawan BUMN," jelas Direktur Utama PT Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa, di Jakarta, Selasa (27/8).
Tidak hanya itu, Sarinah juga turut mendesain seragam karyawan menjadi motif batik. Hingga saat ini, sudah ada ratusan BUMN yang bekerjasama dengan Sarinah dalam pembuatan seragam ini.
Di antara BUMN yang bekerja sama dengan Sarinah, terdapat nama Garuda dan Citilink. Lies menyatakan, saat ini pihaknya tengah memproses seragam pegawai dan pramugari/pramugara Citilink. Sementara untuk Garuda masih proses penawaran (bidding) dan desain seragamnya tidak dibuatkan oleh Sarinah.
Soal kontribusi ke perseroan, Ngurah menyatakan kerjasama BUMN menyumbang sekitar 40 persen pendapatan ke sektor ritel, sehingga dinilai sangat menguntungkan jika dikembangkan. "Padahal awalnya tidak begitu serius, ternyata dampaknya positif juga. Kami memulai bisnis ini sudah 2 tahun, tapi baru diseriusi sekarang," ujar Ngurah.
Untuk inovasi pendongkrak kinerja lainnya, perusahaan sudah mencoba memanfaatkan story telling dari tiap produk unggulan Sarinah sendiri. Jadi, tiap produk punya asal usul yang menarik dan menjadi nilai lebih yang membedakannya dengan produk lain. Selain itu, Sarinah juga menjadi pendatang baru di kalangan e-commerce (Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Shopee, blanja.com dan Link Aja) untuk mendongkrak penjualan.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya