Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Pemkot Medan Siapkan 250 Ruang Isolasi untuk Warga

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona COVID-19. Kali ini Pemko Medan menyiapkan 250 kamar untuk isolasi diri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Pemkot Medan Siapkan 250 Ruang Isolasi untuk Warga
alat tes corona. diy13/shutterstock

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Hal ini seiring dengan terus bertambahnya kasus COVID-19 di Sumut, termasuk Kota Medan. Setelah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Karantina Kesehatan, kali ini Pemko Medan menyiapkan 250 kamar untuk isolasi diri.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengatakan, kamar-kamar tersebut berada di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Jalan Setia Budi, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

"Hari ini mulai ada warga yang akan ditempatkan di sini," kata Akhyar, Kamis (21/5), dilansir dari liputan6.com.

Kamar-kamar tersebut diperuntukkan bagi warga yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan Pelaku Perjalanan (PP) terkait COVID-19.

"Keseluruhan ruangan disediakan bagi warga yang masuk kategori ODP, OTG dan PP yang rumahnya tidak layak untuk dijadikan tempat isolasi," jelasnya.

Akhyar meyakini, warga yang akan menjalani isolasi diri akan merasa tenang dan nyaman. Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur, televisi, mesin pendingin ruangan (AC), serta fasilitas toilet yang cukup baik."Di samping itu juga kita menyediakan logistik makanan," ujarnya.

Selama menjalani isolasi diri, warga yang bersangkutan tidak dapat menerima tamu dan tidak diperbolehkan keluar dari area gedung. Selain dokter dan petugas medis yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Medan, juga ditempatkan petugas psikolog."Tempat ini juga akan dijaga petugas Satpol PP Kota Medan," sebutnya.

Namun, Akhyar tidak dapat memastikan berapa lama warga menjalani isolasi diri terkait COVID-19, karena yang menentukan adalah tim kesehatan.

Begitu tim menyatakan kondisi baik, maka warga yang bersangkutan tentunya dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

Akhyar kembali mengimbau kepada seluruh warga Kota Medan untuk mengikuti protokol kesehatan, terutama menjauhi tempat keramaian serta selalu memakai masker. Warga juga diminta untuk tidak sepele dan main-main, sebab penularan COVID-19 saat ini sudah dalam tahap community transmission."Kalau kita abai, dikhawatirkan akan terjadi lonjakan yang cukup tinggi," tegasnya.

Rekomendasi