Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Kos Selama Pandemi, Mudah Diterapkan

Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Kos Selama Pandemi, Mudah Diterapkan Jaga Kesehatan Mental. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi adalah tantangan baru dan berbeda dalam kesehatan mental setiap orang. Selain masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya, kini pandemi membuatnya semakin berlapis.Ibu rumah tangga kini harus menjadi guru sekolah bagi anaknya, dan sang anak harus menghadapi orang tuanya yang lebih keras dalam masalah pendidikan.

Begitu pun dengan pekerja yang biasanya memiliki rutinitas berangkat ke kantor, kini harus mendekam seharian di rumah maupun kontrakan sampai tidak ada batas antara kegiatan di rumah dengan bekerja.

Pandemi juga membuat kesulitan orang-orang yang tinggal sendirian seperti orang-orang di perantauan yang sedang kuliah maupun bekerja di kos. Menjangkau hiburan maupun bantuan selama pandemi untuk meredakan stres juga kian sulit.

Oleh karena itu, penting memiliki kesadaran untuk mengutamakan kesehatan mental selama pandemi. Berikut merdeka.com rangkum cara menjaga kesehatan mental anak kos selama pandemi:

Pandemi Menyebabkan Kesepian dan Memburuknya Kesehatan Mental

Banyak dari kita merasa kesepian dari waktu ke waktu dan perasaan jangka pendek ini seharusnya tidak membahayakan kesehatan mental kita. Namun, semakin lama pandemi berlangsung, semakin lama perasaan ini menjadi jangka panjang.  

Kesepian jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah kesehatan mental tertentu, termasuk depresi, kecemasan, dan peningkatan stres. Dampak kesepian jangka panjang pada kesehatan mental bisa sangat sulit untuk dikelola.  

Di Inggris, lockdown telah membawa isolasi sosial bagi banyak orang, terutama orang-orang yang hidup sendiri atau mereka yang positif corona dan terpisah dari keluarga. 

Mungkin mengejutkan, proporsi orang yang melaporkan bahwa mereka sering atau selalu merasa kesepian selama masa isolasi serupa dengan pra-pandemi, sekitar 5% (2,6 juta) selama April. 

Tetapi kelompok-kelompok yang secara tidak proporsional dipengaruhi oleh kesepian termasuk orang dewasa usia kerja yang tinggal sendiri, mengalami kesehatan yang buruk, tak terkecuali orang-orang yang berada di rumah sewaan.

Hal ini mungkin juga menjadi gambaran di Indonesia di mana banyak anak kos mungkin mengalami masalah kesehatan mental selama pandemi.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak Kos Selama Pandemi

Cari cara untuk bersosialisasi dengan aman

Cara menjaga kesehatan mental anak kos selama pandemic yaitu dengan mencari cara untuk bersosialisasi dengan aman. Selama pandemi sulit rasanya untuk bertemu secara langsung dengan seseorang.

Namun teknologi sedikit membantu dengan cara menghubungkan kita lewat telepon maupun panggilan video. Melakukan Zoom atu facetime bisa menjadi pilihan yang tepat.

Bergabung dengan Klub Online

Cara menjaga kesehatan mental anak kos berikutnya, yaitu tetap terhubungan dengan komunitas melalui klub online. Apabila suka membaca buku atau film, Anda bisa bergabung dengan klub online dan diskusi terkait sehingga meningkatkan interaksi.

Jika Anda tidak dapat menemukan grup untuk bergabung, mereka juga mudah untuk memulai sendiri. Yang Anda butuhkan hanyalah beberapa orang untuk bergabung dengan Anda, dan Anda memiliki sebuah klub. 

Pergi Kencan Virtual

pertama

© boldsky.com

Beberapa lajang yang hidup sendiri mungkin merasa sangat kesepian dan merindukan kasih sayang seperti dalam hubungan berpasangan.

Kencan online dan pacaran online awal, bagaimanapun, bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menciptakan keintiman awal dan mengenal seseorang.  

Karena pandemi, lebih banyak orang bahkan mungkin melakukan kencan video di awal hubungan mereka, daripada mempertaruhkan pertemuan langsung. Ini adalah cara untuk mengenal satu sama lain terlebih dahulu, tanpa khawatir tentang jarak sosial.  

Berusaha Mencari Bantuan Profesional

Cara menjaga kesehatan mental anak kos yang terakhir, yaitu dengan mencoba menjangkau bantuan profesional. Mungkin tidak semua orang bisa menjangkau layanan ini karena masalah ekonomi.

Namun kini banyak lembaga yang membuka konsultasi online gratis karena masalah pandemi. Jika Anda merasa tidak baik-baik saja, ada baiknya untuk menghubungi seseorang yang tepat.

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP