Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Alasan ilmiah kenapa manusia butuh tidur

6 Alasan ilmiah kenapa manusia butuh tidur Ilustrasi tidur. ©shutterstock.com/Odua Images

Merdeka.com - Hampir sebagian besar waktu dalam sehari dihabiskan untuk tidur. Jika kebutuhan tidur tidak dipenuhi, berbagai risiko penyakit pun mengancam. Namun sebenarnya ada alasan ilmiah di balik kebutuhan tidur manusia. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Siklus alami

Semua spesies memiliki waktu khusus tentang kapan harus aktif dan kapan harus pasif. Sebab itu adalah siklus alami semua makhluk. Jika sedang bangun atau aktif, manusia bisa memaksimalkan energinya. Sementara ketika tidur atau pasif, mereka sama dengan meminimalisir kesalahan ketika energi sudah habis.

Menghindari 'predator'

Tidur juga dianggap sebagai salah satu hasil evolusi. Sebab hewan-hewan biasanya tidur untuk menghindari predator. Sayangnya, karena manusia bukan hewan, teori ini sempat diprotes oleh banyak ahli.

Menyimpan energi

Tidur punya fungsi sebagai pengumpul energi dalam otak maupun tubuh. Oleh sebab itu banyak orang yang mengeluh merasa letih dan lesu jika kurang tidur.

Memperbaiki sel rusak

Selain menyimpan energi, alasan ilmiah lain kenapa manusia butuh tidur adalah ada banyak sel yang harus diperbaiki. Misalnya sintesis hormon, pertumbuhan sel otot, dan produksi hormon. Semua proses tersebut pun hanya bisa dilakukan tubuh ketika manusia tidur.

Belajar

Ada banyak sekali yang dilakukan otak ketika tubuh sedang tidur. Salah satunya adalah belajar hal baru, termasuk memori dan fungsi kognitif lainnya. Proses tersebut biasanya sangat aktif ditemukan pada otak anak-anak.

Gabungan semua

Mungkin hanya ada satu alasan ilmiah kenapa manusia butuh tidur, yaitu gabungan dari berbagai hal yang sudah disebutkan di atas. Terlepas dari jatah tidur yang berbeda pada setiap spesies, namun yang jelas semua makhluk hidup tentu perlu waktu untuk beristirahat.

Itulah beberapa alasan ilmiah ilmiah kenapa manusia butuh tidur.

Baca juga:

Dibesarkan dalam keluarga kurang mampu bisa merusak otak anak

Apakah itu depresi?

Benarkah stres itu menular?

Redakan stres hanya dalam waktu 15 menit

Sering migrain mampu picu depresi pada remaja (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP