Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin: Memilih Pemimpin Itu Wajib Hukumnya

Ma'ruf Amin: Memilih Pemimpin Itu Wajib Hukumnya Maruf Amin di Yogyakarta. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyikapi fenomena adanya masyarakat yang tidak memilih atau golput. Dia menyadari itu bagian dari hak.

"Kan memang kalau menurut pemahaman di negara kita mengikuti Pilpres itu hak. Karena hak itu artinya, sebenarnya, dia bisa menggunakan, bisa tidak. Tapi kalau dari perspektif agama itu wajib," katanya di Yogyakarta, Kamis (28/3).

Dia menekankan, bahwa memilih pemimpin tersebutlah yang disebutnya sebagai sebuah kewajiban. Karenanya, mencoblos saat 17 April mendatang menjadi wajib.

"Memilih pemimpin itu wajib, maka mencoblosnya menjadi wajib," ungkap Ketua MUI itu.

Ma'ruf menuturkan, golput harus dicegah. Pasalnya, nanti tidak mempunyai legitimasi yang kuat.

"Memang harus dicegah, sebab nanti legitimasinya menjadi kurang kuat. Makanya, kita berusaha dengan pendekatan keagamaan, supaya mereka punya rasa kewajiban secara moral," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP