Idrus ngaku sudah temui Menteri Yasonna bahas pelaksanaan Munaslub
Merdeka.com - Ketua Steering Committe (SC) Munaslub Golkar 2016, Nurdin Halid mengatakan Munaslub yang semula akan digelar pada 7-8 Mei di Nusa Dua, Bali kemungkinan bakal diundur. Sebabnya, sejumlah mekanisme aturan dari Kemenkum HAM menjadi syarat pelaksanaan Munaslub.
Menanggapi hal itu, salah satu bakal calon ketua umum DPP Partai Golkar Idrus Marham mengaku sudah menemui Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly untuk menyelesaikan persyaratan penyelenggaraan Munaslub tersebut.
"Saya sudah ketemu menkumham, Insya Allah semua sudah selesai masalah teknisnya," kata Idrus saat ditemui di Jenggala Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (15/4).
Menurut Idrus, idealnya persiapan pelaksanaan Munaslub satu bulan setelah keluarnya Surat Keputusan dari Kemenkum HAM. Idrus juga mengklaim telah menemui salah satu pimpinan MA untuk segera mengeluarkan keputusan terkait pelaksanaan Munaslub.
"Saya sudah menghubungi pimpinan di MA. Karena ada alasan-alasan mendasar kami minta ini supaya dipercepat sebab ini menjadi dasar pelaksanaan Munaslub golkar," ungkap Idrus.
"Kemari memang kita masih menunggu keputusan MA karena memang belum masuk di website nya," tandas Idrus.
Baca juga:
Terkendala SK Menkum HAM, Munaslub Golkar diundur
Tidak relevan kalau Golkar masih dikaitkan dengan Orba
Ketum Golkar diminta tak berambisi jadi presiden
Polemik setoran Rp 20 M di partai beringin
Minta restu Habibie, Akom janji kasih jabatan di Golkar buat Ilham
Nyalon Ketum Golkar, Ade Komarudin minta restu Habibie (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya