Polemik setoran Rp 20 M di partai beringin
Merdeka.com - Munaslub Partai Golkar bakal digelar Mei mendatang. Politik di internal partai beringin pun belakangan mulai memanas karena persaingan dari para elite untuk mencalonkan diri menjadi ketum Golkar.
Suasana semakin panas setelah munculnya wacana setoran Rp 20 M bagi para calon ketum di Munaslub nanti. Ketua Organizing Committe Zainudin Amali mengatakan, pada dasarnya wacana tersebut bertujuan agar tidak terjadi jual beli suara. Antara calon ketua umum Partai Golkar dengan DPD sebagai pemilik suara.
"Mau dilarang apapun komunikasi pasti terjalin antara caketum ke peserta. Membujuk orang dan sebagainya tapi ada imbalan sesuatu. Ini yang mau dieliminir. Bagaimana caranya teman-teman peserta bisa dapat bantuan transport dan lain-lain. Tapi tidak boleh milih berdasarkan bantuan kandidat," ujar dia saat dihubungi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/4).
Zainudin menekankan, setoran dari setiap calon ketua umum Golkar tersebut khusus diperuntukan DPD-DPD sebagai pemilik suara. Bukan untuk penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar ataupun syarat mendaftar sebagai kandidat calon.
Namun demikian, mengenai angka dia menegaskan belum diputuskan. Angka Rp 20 M, menurutnya, hanya baru sebatas wacana, belum menjadi keputusan final. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya