Survei elektabilitas Partai Demokrat dan sang Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merangkak naik. Dari potret sejumlah survei yang digelar, AHY bahkan disebut masuk tiga besar bursa calon presiden pada Pemilu 2024.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Willem Wandik mengatakan, hasil survei bukti bahwa Demokrat terus dinantikan oleh rakyat. Menurut dia, kenaikan elektabilitas AHY dan Demokrat tanda bahwa rakyat mencintai keduanya.
"Arahan pak Ketum kerja, kerja, kerja. Nanti rakyat yang menilai apa yang telah dilakukan Partai Demokrat," ujarnya dalam pesan singkat kepada merdeka.com, Jumat (4/6).
Dalam Survei Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis hasil survei elektabilitas tokoh potensial maju di Pemilu 2024. Hasilnya, di urutan pertama ada nama Anies Baswedan dengan 19,2 persen. Survei digelar 27 Mei-1 Juni 2021.
Kemudian, di posisi kedua ada Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 15,51 persen. Disusul oleh Ganjar Pranowo dengan 15,33 persen. Di urutan keempat ada Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan 10,26 persen.
Sementara elektabilitas partai menurut versi survei CISA, di urutan pertama masih bertengger PDIP dengan 18,91 persen. Disusul Demokrat dengan 13,22 persen. Ketiga ada Golkar dengan 11,65 persen.
Posisi keempat dan kelima, ada PKB dan Gerindra masing-masing 11,20 persen dan 10,36 persen. Willem menambahkan, kecintaan rakyat terhadap Partai Demokrat berkat soliditas dan kekompakan dan kinerja kader partai di seluruh Indonesia.
"Bersyukur semua ini merupakan suatu motivasi bagi kami agar terus giat bekerja dan menyuarakan aspirasi rakyat,” jelasnya.
Karena itu sebagai anggota DPR RI dapil Papua dirinya tetap melaksanakan tugas dan kepercayaan memastikan kesejahteraan rakyat tetap berjalan dengan baik.
"Pastinya survei adalah vitamin untuk kita. Partai Demokrat di bawah AHY sudah bertekad menjadi Partai yang berkoalisi dengan rakyat. Bukan jadi bagian koalisi Pemerintahan Jokowi,” tegas dia.