Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok kesal relawan terlalu ketat menjaga sampai tak bisa sapa warga

Ahok kesal relawan terlalu ketat menjaga sampai tak bisa sapa warga Ahok di Pulomas. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama tampak kesal kepada relawan dari partai yang melakukan pengawalan terlalu ketat. Sebab pada akhirnya, dia semakin sulit untuk melakukan komunikasi ataupun menyapa warga di kawasan Pulomas Barat, Jakarta Timur.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini juga sempat meminta kepada aparat kepolisian yang melakukan pengawalan untuk melonggarkan penjagaan. Sebab pengawalan yang ketat membuatnya sulit untuk bersapa dengan warga.

"Kalau kayak gini, saya kayak jalan-jalan terus dikawal, kasih jarak!" katanya dengan nada ketus di Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (23/11).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengharapkan relawan partai untuk berada di belakangnya, bukan berada di depannya.‎ Sebab dia merasa pengawalan relawan seakan dirinya hendak mengejar keberangkatan pesawat.

"Saya jalan bukan untuk mengejar pesawat yang berangkat sebentar lagi toh? Makanya, buka jalannya. Pengawal saya juga kuat kok," tegasnya.

Ahok yang mengenakan kemeja kotak-kotak merah itu, langsung berjalan cepat meninggalkan kawalan pihak kepolisian dan relawan. Bahkan dia sempat kesulitan untuk berjalan maju ke depan menuju lokasi kampanyenya.

Kapolsek Pulo Gadung Kompol Cahyo mengatakan, untuk pengamanan calon petahana kali ini pihaknya menurunkan 340 personel. Kemudian mereka mendapatkan bantuan dari pihak TNI sebanyak 7 personel.

"Enggak ada permintaan pengamanan. Kami antisipasi. Kan bisa membaca sebelum dan sesudah, potensi ada tapi sudah diredam. Pengamanan saja," tutupnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP