5 Alasan anggota Komisi III tolak dipimpin Ruhut
Merdeka.com - Ruhut Sitompul ditunjuk Fraksi Partai Demokrat menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan Gede Pasek Suardika. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara itu sudah tidak asing lagi lantaran wajahnya sering mejeng di sejumlah stasiun televisi.
Politikus nyentrik dengan gaya bicara ceplas-ceplos, meledak-ledak, cerutu, dan penuh kontroversial menjadi daya tarik tersendiri. Namun, sebelum dirinya dilantik, sejumlah koleganya di Komisi III menolak dipimpin oleh Ruhut.
Berbagai alasan penolakan dan kritik keras dilontarkan oleh anggota komisi yang membidangi hukum dan HAM itu. Mereka menilai kepemimpinan Ruhut belum teruji hingga khawatir Komisi III akan menjadi komisi badut.
Menurut Ruhut, penolakan-penolakan yang dilakukan sejumlah anggota komisi III lantaran mereka kHawatir akan kepemimpinannya. Ruhut menilai, dirinya merupakan ancaman terbongkarnya praktIk suap dan korupsi di Komisi III.
"Mereka terusik dengan aku menjadi ketua komisi. Sudah capek aku dengarnya. Kebayang kan kalau saya ketua," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (20/9).
Berikut 5 alasan anggota komisi III DPR menolak dipimpin Ruhut:
Kurang arif dan bijaksana
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMeski belum resmi dilantik, politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul akhirnya ditunjuk menjadi Ketua Komisi III DPR menggantikan posisi Gede Pasek Suardika. Ruhut yang merupakan mantan pemain sinetron memiliki gaya yang khas. Tak jarang Ruhut bersitegang dengan politisi lainnya. Bahkan pemeran Poltax dalam sinetron Gerhana itu pernah bersitegang dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf yang merupakan pimpinannya di DPR."Jika Ruhut tidak mampu menempatkan diri sebagai pemimpin institusi Komisi III DPR dengan cara-cara yang arif dan bijaksana maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi penolakan-penolakan dari rekan-rekan anggota," ujar Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Achmad Basarah, Jakarta, Kamis (19/9).
Khawatir Komisi III jadi komisi badut
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAnggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengaku jika dirinya belum pernah melihat Ruhut Sitompul memimpin rapat-rapat seperti rapat pansus di DPR. Oleh karena itu, wajar jika banyak anggota DPR yang mencibir dan meragukan kredibilitas Ruhut."Jangan sampai apa yang dikhawatirkan sebagian orang bahwa saat Ruhut jadi ketua, maka komisi III menjadi komisi badut," ujar Nasir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9).Nasir yang pernah menjadi wakil ketua Komisi III ini mengakui jika rekan-rekannya di komisi hukum meragukan kepemimpinan Ruhut. Terlebih, Ruhut juga pernah bersitegang dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf."Makanya saya meragukan kepemimpinan Ruhut. Tapi karena ini permintaan Partai Demokrat ke Fraksi Demokrat di komisi III, ya tentu kita hormati," kata Nasir.
Komisi III pasti tambah lucu
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKe depannya, segala rapat di Komisi III DPR akan dipimpin Ruhut Sitompul . Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo berpendapat komisi yang membidangi hukum tersebut akan semakin lucu."Saya kehabisan kata-kata. Saya hanya bisa komentar, huahaaa..haaa... Komisi III pasti akan tambah lucu. Agar Komisi III tidak menjadi komisi badut, ada peluang untuk menghindarinya dengan mengacu pada Tata Tertib Dewan dan UU MD3 pasal 52 UU MD3 soal tata cara pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPR," kata Bambang saat dihubungi, Kamis (19/9).Politikus Golkar ini menilai, Pasek cukup akomodatif dalam menerima segala aspirasi dan masukan yang disampaikan dari anggota komisi III selama dia memimpin. Berbeda dengan Ruhut yang penuh kontroversi dan mau menangnya sendiri.Usai dicopotnya Pasek dan diganti dengan Ruhut, wajah komisi III DPR diprediksi akan semakin menggemaskan dan tambah lucu."He he he, jadi tambah lucu," katanya singkat.
Kepemimpinan Ruhut belum teruji
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPenunjukan Ruhut Sitompul sebagai ketua Komisi III merupakan hak Fraksi Demokrat. Karena Ruhut belum memiliki pengalaman dalam memimpin, anggota komisi hukum menolak keras untuk dipimpin Politisi Demokrat tersebut."Secara kepemimpinan belum pernah teruji karena belum pernah memimpin komisi, dia kan selalu mengklaim lawyer 30 tahun," ujar Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani di Gedung DPR, Jakarta, (19/9).Politisi PPP ini menegaskan, semua anggota komisi III memiliki hak dan kewenangan untuk menolak penunjukan Ruhut tersebut. Yani mengatakan, keputusan Ruhut menggantikan Gede Pasek Suardika belum final. "Ya pertama, kita belum tahu resmi apakah betul, karena surat tersebut belum masuk di Komisi III dan secara internal itu hak fraksi. Mutlak itu, tetapi nanti ada rapat internal di Komisi III, kalau rapat dan di dalam rapat tidak diterima silakan fraksi mengganti," jelas Yani.
Ruhut penuh kontroversi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDengan lantang dan keras, Anggota Komisi III DPR, Sarifuddin Sudding menolak jika Ruhut Sitompul menjadi ketua komisi bidang hukum DPR. Bahkan, ia mengancam akan keluar dari komisi hukum jika Ruhut benar-benar jadi ketua."Komisi III ini komisi yang sangat dinamis, orang yang memimpin komisi III harus orang yang betul-betul memenuhi berbagai macam kriteria, kapabilitas, integritas, kredibilitas. Bagi saya pribadi saya enggak layak ya, saya tidak layak dipimpin oleh saudara Ruhut Sitompul . Secara pribadi, saya tidak merasa layak dipimpin Ruhut," jelas Sudding di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/9).Menurut Sudding, Komisi III adalah salah satu komisi penting dan dinamis. Sosok Ruhut yang penuh kontroversi dinilainya tak layak untuk memimpin komisi yang membidangi hukum dan HAM itu."Itu memang wewenang Partai Demokrat. Kami tidak akan ikut campur. Tapi jangan berikan orang yang penuh kontroversi. Saya tidak mau jadi komisi dagelan, dan komisi badut. Mitra-mitra komisi III itu bidang hukum, sangat dinamis," tambahnya.
Baca juga: Dicibir, Ruhut luncurkan 4 serangan balasan Jalan zig-zag Ruhut sampai ke kursi panas Demokrat gerah politikus lain ejek Ruhut jadi Ketua Komisi III 'Beri Ruhut kesempatan, jadi ketua komisi tak butuh pengalaman' Meski wakil ketua, Aziz Syamsuddin ogah diperintah Ruhut 'SBY' tolak Ruhut Sitompul jadi ketua Komisi III DPR
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya