Terima 2 napi teroris, Lapas Pekanbaru siapkan strategi pembinaan
Merdeka.com - Dengan pengawalan ketat, dua terpidana terorisme dari tahanan Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pekanbaru. Pemindahan keduanya sebagai upaya deradikalisasi.
Pihak Lapas Pekanbaru klaim mempunyai strategi dengan kedatangan kedua napi tersebut. Mulai dari pembinaan hingga penyiapan sel khusus untuk isolasi.
Seksi Pembinaan Lapas Pekanbaru, Yusuf menyebutkan kedua napi terorisme itu adalah Muhammad Shibghotulloh alias Yatno dan Rio Adi Putra alias Abu Rio.
"Telah ditetapkan strategi khusus termasuk memberikan waktu isolasi serta penempatan khusus agar pengawasan lebih maksimal," kata Yusup, Jumat (27/5).
Kedua napi teroris dimaksud sampai ke Pekanbaru bersama dua pengedar sabu jaringan Malaysia yang divonis mati beberapa waktu lalu di Pengadilan Kota Dumai.
Kepala Kepala Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Riau, Ferdinan Siagian menyebut, pemindahan empat tahanan kasus berbeda itu dilakukan bersamaan.
"Paginya dua terpidana terorisme dan sorenya dua terpidana mati. Kemudian ada juga beberapa tahanan kasus narkoba yang divonis seumur hidup," sebut Ferdinan.
Kedua terpidana mati, sebut Ferdinan, adalah Ali Muttakin bin Senadi dan Kartik bin Gowinda Samin. Proses hukumnya masih di Mahkamah Agung untuk peninjauan kembali (PK).
Adapun terpidana seumur hidup masing-masing bernama Abu Karim bin Jamaluddin, Faizal bin Rozali dan Ismail bin Kamaruddin.
"Terpidana mati ini ditangkap Badan Narkotika Nasional beberapa waktu lalu dengan barang bukti 2,49 kg sabu-sabu dari Malaysia," sebut Ferdinan.
Ia menjelaskan, alasan pemindahan tahanan kasus terorisme dan terpidana penjara seumur hidup serta mati kasus narkoba itu lebih disebabkan untuk mencegah merebaknya paham radikal serta pengawasan lebih maksimal.
Informasi dihimpun, Ali Mutakkin, dan Kartik Bin Gowinda Samin menyelundupkan 2,49 kg dari Malaysia.
Keduanya mengatur alur kerja hingga mentransfer uang untuk kelancaran penyelundupan. Hal ini terbukti dari penyitaan barang bukti seperti buku tabungan, kartu ATM hingga kartu debit platinum dari Kartik.
Baca juga:
2 Napi terorisme akan dipindah ke Lapas Klas II Pekanbaru
2 Terpidana mati kasus narkoba dipindahkan ke Lapas Pekanbaru
2 Napi teroris jaringan Santoso dipindahkan ke Gorontalo
Kepala BNPT minta teroris ditahan terpisah & keamanan maksimal
3 Terpidana terorisme jaringan Santoso dipindah ke Lapas Makassar
Freddy Budiman akan tempati sel Abu Bakar Baasyir
Pemindahan Baasyir bukan demi kesehatan tapi pecah kelompok teroris (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya