Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada polisi, gubernur Ali Sadikin atur lalu lintas saat banjir

Tak ada polisi, gubernur Ali Sadikin atur lalu lintas saat banjir Ali Sadikin. ©Bang Ali Demi Jakarta 1966-1977

Merdeka.com - Hujan deras mengguyur Jakarta hingga mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Kawasan Jl Sudirman, Thamrin, hingga istana ikut kebanjiran. Kemacetan menggila di mana-mana, sejumlah ruas jalan tak bisa dilalui karena banjir lebih dari 50 cm.

Ada cerita menarik bagaimana gubernur legendaris DKI Jakarta, Ali Sadikin tak sungkan terjun langsung mengurai lalu lintas. Letnan Jenderal Marinir ini langsung melompat keluar mobilnya saat melihat tak ada polisi lalu lintas di tengah kemacetan.

"Bersama sopir dan ajudan saya berdiri, berusaha mengatasi kemacetan itu. Saya tak ubahnya polisi lalu lintas. Untung kali itu saya mengenakan pakaian warna hijau kelam. Hingga tak kelihatan kotor benar. Coba kalau seperti biasa mengenakan pakaian putih, apa jadinya," ujar Ali Sadikin.

Kisah itu dituliskan dalam memoar Ali Sadikin karangan Ramadhan KH. Bang Ali menjabat sebagai gubernur Jakarta dari tahun 1966-1977. Pada saat kepemimpinan Bang Ali, Jakarta mulai membangun.

Aksi Bang Ali bukan cuma hujan-hujanan mengurusi banjir. Dia keliling memantau lalu lintas Jakarta. Jika ada yang ugal-ugalan, Bang Ali langsung menegurnya.

Ketika ada truk ABRI ugal-ugalan di jalan raya, Bang Ali tak segan-segan mengejar dan menyetopnya. Lalu, Plak! Si sopir dihadiahi tamparan di pipi. Bang Ali memang terkenal keras dan tak suka basa-basi.

Kini di tengah banjir Jakarta yang menggila. Adakah pejabat dan gubernur seperti Bang Ali? Atau cuma bisa saling menyalahkan soal penyebab banjir?

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP