Sidang Isbat penentuan awal Ramadan, Kemenag akan terima laporan hilal dari 90 titik
Merdeka.com - Pemerintah akan menggelar sidang Isbat menentukan awal Ramadan 1439 Hijriah pada Selasa (15/5) sore. Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan, dalam sidang tersebut Kemenag akan menerima laporan pantauan hilal di 90-an titik di seluruh Indonesia.
"Kita akan mendengar kesaksian sejumlah petugas yang kita sebar di lebih dari 90 titik di seluruh wilayah Indonesia," ucapnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/5).
Lukman menjelaskan, sidang Isbat akan dimulai setelah salat Magrib. Kemenag bakal menghadirkan sejumlah tokoh agama, pimpinan ormas Islam, tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga akademisi yang ahli di bidang astronomi.
"Dalam sidang Isbat itu akan dilihat bagaimana posisi hilal," ujar dia.
Mantan Ketua Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPP PPP ini menyebut, jika sore hari ini hilal sudah terpantau di sejumlah titik di Indonesia maka 1 Ramadan jatuh pada Rabu (16/5) besok. Artinya, umat Islam di seluruh tanah air sudah bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
"Tapi kalau tidak ada satu pun yang berhasil melihat hilal, maka sebagaimana ketentuan hukum agama, bulan ini kemudian digenapkan menjadi 30 hari. Dan karenanya kemudian 1 Ramadhan baru akan jatuh pada hari kamis lusa," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya