Ratusan Polwan di Bandung berhentikan kendaraan di Jalan Merdeka

Tanpa ibu, tak mungkin ada generasi penerus yang baik, terdidik, dan terpelajar.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Ratusan Polwan di Bandung berhentikan kendaraan di Jalan Merdeka
Polwan di Bandung bagi-bagi sarung tangan. ©2015 Merdeka.com

Laju beberapa motor di depan Jalan Merdeka, Kota Bandung pagi tadi melambat. Terutama pengendara sepeda motor perempuan. Seketika membuka kaca helm, wajahnya ada yang terlihat kaget. Ada juga tersenyum lebar.Ya, bertepatan dengan hari ibu yang jatuh pada Selasa 22 Desember ini ratusan Polwan di Bandung turun ke jalan langsung. Bukan untuk melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, tapi untuk membagikan sarung tangan bagi pengendara motor."Aku kaget banget. Dikira ada apa ternyata, Polwan ada yang ngasih souvenir cantik," kata Dipta (31) yang membonceng anaknya ke sekolah menggunakan sepeda motor, Selasa (22/12).Dia mengucapkan terima kasih kepada Polwan yang sudah memberikan cinderamata dimomen hari ibu. Diharapkannya, banyak orang yang bisa lebih menghargai seorang perempuan saat di jalanan.Senada dengan Dipta, Ida (29) tak mengira kendaraannya diberhentikan. Ia sangka ada razia dari aparat kepolisian. "Ternyata pas dari kedekatan Polwan memberhentikan untuk membagikan sarung tangan," ungkapnya.Kasubbag Humas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana mengatakan, momen hari ini pihaknya ingin menunjukan bahwa polwan bisa bersahabat dengan masyarakat.Adapun sarung tangan yang diberikan, lanjut dia, karena kelembutan tangan seorang ibu bisa sampai akhir hayat melindungi keluarganya."Tangan itu simbol melindungi. Nah, sarung tangan itu diberikan agar mereka selalu lembut dan melindungi. Belaian seorang ibu terus terasa. Sehingga aksi ini bentuk penghargaan kami kepada para istri wanita bekerja," terangnya.Bagi dia, ibu merupakan sosok yang harus dihormati. Tanpa ibu, tak mungkin ada generasi penerus yang baik, terdidik, dan terpelajar. "Sekarang kaum ibu sudah mulai banyak yang berjuang untuk anaknya. Kedepan harus lebih bisa berjuang lagi untuk para anaknya agar lahir generasi penerus bangsa terbaik," terangnya.Dia berharap, momen ini keberadaan Polwan bisa lebih disayang masyarakat. "Setelah ini bisa lebih disayang masyarakat dan yang jelas bisa dihargai harkat dan martabatnya sesuai kodratnya sebagai wanita, ya juga sebagai pekerja di lapangan," ungkapnya.

Rekomendasi