Pegiat Surabaya demo tuntut pembongkaran rumah Bung Tomo diusut
Merdeka.com - Puluhan pemerhati sejarah, budayawan, dan seniman melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Gubernur Suryo, depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/5). Mereka menuntut tanggung jawab pemerintah soal bangunan rumah merangkap Radio Pemberontakan Bung Tomo, di Jalan Mawar nomor 10, Surabaya, yang kini rata dengan tanah.
"Apa yang dilakukan teman-teman Surabaya ini merupakan bentuk kepedulian mengenai cagar budaya yang hilang. Apalagi bangunan rumah Bung Tomo itu mempunyai nilai sejarah perjuangan arek-arek Suroboyo di tahun 1945," kata seorang pemerhati bangunan cagar budaya, Kuncarsono Prasetyo, Senin (9/5).
Kuncarsono mengatakan, rumah itu pada 1945 berfungsi sebagai corong informasi memberikan semangat para pemuda Surabaya.

"Bahkan, berkat rumah radio Bung Tomo itu, arek Suroboyo bersatu melakukan perlawanan dengan sekutu untuk mengusir penjajah," ujar Kuncarsono.
Usai melakukan aksi, massa bergerak menuju kantor Polrestabes Surabaya. Mereka mendesak polisi mengusut tuntas pembongkaran bangunan cagar budaya itu.
Baca juga:
Polisi akhirnya terima laporan soal pembongkaran Radio Bung Tomo
Radio Bung Tomo sudah rata, bukti tak cinta sejarah bangsa?
Ini penampakan rumah radio pemberontakan Bung Tomo rata dengan tanah
Polrestabes Surabaya mulai garap kasus pembongkaran Radio Bung Tomo
DPRD curiga alasan Pemkot Surabaya kecolongan soal radio Bung Tomo (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya