Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri Tegaskan Perusuh Demo Bukan Mahasiswa, Pola Persis Kerusuhan 23 Mei

Kapolri Tegaskan Perusuh Demo Bukan Mahasiswa, Pola Persis Kerusuhan 23 Mei Konpres Menko Polhukam. ©2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan perusuh yang terjadi di sekitar Gedung DPR, Palmerah, Slipi dan sekitarnya bukan massa pendemo mahasiswa maupun pelajar. Mereka adalah perusuh yang memang sudah disiapkan untuk menunggangi demo damai mahasiswa.

"Semalam dilakukan aksi perusakan. Saya kira masyarakat Jakarta tahu bagaimana jalan tol di dalam kota terhenti karena perusuh ini yang menduduki. Mereka bukan pelajar bukan mahasiswa," kata Kapolri saat jumpa pers di Kantor Kemenkopolhukam, Kamis (26/9).

"Melempar petugas dengan batu, persis seperti yang dulu kerusuhan bulan 23 Mei di Slipi. Ini mirip dengan pola terjadinya kerusuhan 21-23 Mei lalu. Dimulainya sore hari berlangsung hingga malam hari," ucap Kapolri.

Dia menuturkan, gerakan ini sistematis. Sehingga, pasti ada pihak-pihak yang mengatur.

"Ini terlihat cukup sistematis. Artinya ada pihak-pihak yang mengatur itu," ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, pihak-pihak yang ditangkap di Polda Metro Jaya, sekitar 200 orang, sebagian bukan mahasiswa ataupun pelajar. Mereka merupakan masyarakat umum.

"Ketika ditanya juga dalam rangka untuk apa aksi itu, tidak ngerti, tidak paham tentang RUU. Ada enggak ngerti, bahkan diantaranya ada yang mereka mendapatkan bayaran," katanya.

Reporter: Putu Merta

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP