PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau TASPEN bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyerahkan penghargaan dan Santunan kepada 8 ahli waris tenaga medis yang gugur dalam menangani Covid-19 di tempat kerja.
Total manfaat yang diberikan kepada delapan ahli waris adalah sebesar Rp 2.445.033.800. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama TASPEN A.N.S Kosasih bersama dengan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo kepada ahli waris di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kosasih mengatakan, turut berduka cita atas gugurnya delapan tenaga medis yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara. Pihaknya memberikan santunan kepada ahli waris yang berhak mendapatkan manfaat Tabungan Hari Tua (THT).
"Terdiri atas Asuransi Dwiguna dan Asuransi Kematian serta manfaat JKK, yakni santunan kematian, uang duka wafat, biaya pemakaman, dan beasiswa bagi anak korban. Semoga santunan ini bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban keluarga dan ahli waris,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5).
Delapan pihak yang mendapat santunan tersebut adalah ahli waris dari Almh. Dr. Elianna Widiastuti sebesar Rp 389.438.800, Alm. Dr. Sang Aji Widi Aneswara sebesar Rp 252.495.700, Alm. Muh. Rodhi, A.Md.Kep sebesar Rp 356.010.200, Alm. Nuryanta, S.Kep, Ns. M.M sebesar Rp 337.786.400, Alm. dr Hery Prasetyo sebesar Rp 306.887.900, Alm. dr. Wuryanto, M.Sc., Sp.PD sebesar Rp 215.441.400, Alm. Destara Putra Awalukita sebesar Rp 225.143.100, dan Alm. Soehendro, S.Km, M.Kes sebesar Rp 361.830.300.
Sementara itu, Tjahjo mengungkapkan, penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengorbanan para ASN yang gugur karena tugas mulia dalam menangani pasien Covid-19. Santunan ini merupakan komitmen dan perhatian dari pemerintah, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga medis yang telah berjuang dalam penanganan Covid-19.
"Semoga santunan duka ini bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban keluarga dan ahli waris. Apresiasi tinggi juga tak lupa Pemerintah sampaikan kepada TASPEN karena memberikan layanan yang luar biasa dan proaktif, sehingga proses pengurusan klaim peserta TASPEN khususnya dalam masa pandemi saat ini berlangsung secara cepat dan mudah,” tutupnya.
Turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana, Sekretaris jenderal Kementerian Kesehatan, Sekretaris Kementerian PAN-RB beserta jajaran Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur, Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur & Pengawasan, Deputi Kelembagaan & Tata Laksana, dan Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Pemerintah Daerah Semarang, Pemerintah Daerah Blora, dan Pemerintah Daerah Purworejo.