Fahri: ICW kerjanya kliping berita, dapat dana dari asing
Merdeka.com - Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah meradang karena disebut Indonesian Coruption Watch (ICW) tidak pro pemberantasan korupsi. Lantas, Fahri balik menuding ICW sebagai sebagai LSM yang kerjanya kliping berita di media.
"Sementara ICW cara kerjanya untuk mendapatkan uang begitu berita mereka masuk koran dan media lainnya dikliping, lantas disetorkan dan uang pun masuk," ujar Fahri saat dihubungi, Jumat (28/6).
Menurut anggota Komisi III DPR itu, untuk menyambung hidup ICW mendapat kucuran dana segar dari asing. Dana itu akan cair jika ICW konsen menyerang lembaga negara, dan partai politik.
"ICW mendapatkan dana asing dari menyerang lembaga negara dan parpol serta individu yang kritis pada cara pemberantasan korupsi yang tidak kunjung ada hasil," katanya.
Dengan pola kerja seperti itu, kata Fahri, sangat tidak mungkin dirinya dengan ICW bisa bekerjasama memberantas korupsi. "Begitulah cara kerjanya. Jadi mustahil mereka bersepakat dengan saya sebab kita berbeda tujuan. Ini soal hidup dan mati lembaga mereka," tandasnya.
Baca juga:
Politikus Senayan ramai-ramai ingin polisikan ICW
Ahmad Yani tantang ICW bongkar kasus korupsi perusahaan asing
Fahri: ICW tak mau korupsi hilang, itu sumber proyeknya
Fahri: ICW kerjanya kliping berita, dapat dana dari asing
Daftar 36 anggota DPR tak komitmen berantas korupsi versi ICW (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya