Haul atau peringatan hari wafat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kembali diperingati, Kamis (30/12). Keluarga dan tokoh memberikan testimoninya terkait Presiden ke-4 Indonesia.
Menteri BUMN Thohir menilai Gus Dur merupakan sosok yang masih memberikan perekat bagi beragam agama di Tanah Air. Dalam momentum peringatan wafatnya Gus Dur pada 30 Desember 2021, Erick menganggap sosok yang dikenal pluralis itu masih hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Advertisement
Gus Dur di Mata Putrinya
Putri Gus Dur, Yenny Wahid menyebut ayahnya merupakan sosok sederhana. Menurutnya, Gus Dur bukanlah pribadi kaku yang selalu serius. Bahkan kendati pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia, ia tak pernah menganggap dirinya pejabat.
"Inilah yang paling utama, Gus Dur tidak pernah menganggap dirinya serius, Gus Dur gak pernah menganggap dirinya pejabat, Gus Dur tak pernah menganggap dirinya orang istimewa, bahkan Gus Dur bolak-balik menertawakan dirinya sendiri," kata Yenny.
Di mata Yenny, Gus Dur merupakan sosok yang mempunyai keistimewaan untuk membuat orang lain merasa bahagia lewat beragam candaannya. Candaannya lebih dari candaan biasa, bahkan tak jarang menertawakan diri sendiri.
Advertisement
Cara Pandang
Kegemaran Gus Dur menertawakan diri sendiri, menurut Yenny, bukan hanya lantaran ayahnya menyukai guyonan. Lebih dari itu, sikap tersebut muncul sebab cara pandangnya yang selalu bertolak dari dalil.
"Dalilnya apa? Yasir walatuasir, permudahlah jangan dipersulit. Gitu aja kok repot," tandasnya.