Merdeka.com tersedia di Google Play


DPRD belum terima pengajuan surat rekomendasi MRT dari Jokowi

Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 16 April 2013 17:04


DPRD belum terima pengajuan surat rekomendasi MRT dari Jokowi
MRT Jakarta. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Hingga saat ini, DPRD DKI Jakarta masih belum menerima surat revisi atas perubahan perbandingan pengembalian pinjaman kepada Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk megaproyek Mass Rapid Transit (MRT) dari Pemprov DKI. Hal ini berbeda dengan yang diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengaku persoalan rekomendasi tinggal menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri saja.

"Kalau untuk administrasi utang, sampai saat ini, DPRD belum menerima surat rekomendasi itu," ujar Wakil Ketua DPRD Triwisaksana (Sani) saat dihubungi wartawan, Selasa (16/4).

Politisi PKS ini mengatakan DPRD mendukung megaproyek senilai Rp 15 triliun. Untuk itu legislatif tidak akan menghambat permasalahan administrasi itu dan juga berkomitmen untuk mempercepat proses tersebut.

"Kami secara umum sudah setuju. Kalau sudah dapat suratnya, tinggal minta pendapat fraksi. Kami beritikad baik untuk mempercepat proses ini. Sayang kan kalau proyek yang sangat penting ini terhambat terus," jelasnya.

Sebelumnya, rencana Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk memulai pembangunan MRT kembali terhambat dengan munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah. PP baru itu mewajibkan agar para pemangku kepentingan terkait membuat kesepakatan pengembalian utang kepada JICA yang telah berubah perbandingannya menjadi 49:51 untuk Pemprov DKI.

PP itu mewajibkan untuk membuat persetujuan pinjaman (loan agreement) oleh Bappenas, tetapi sebelumnya harus mendapat revisi persetujuan dari DPRD dan Mendagri. Mendagri selanjutnya harus koordinasi dengan Menteri Keuangan. Sementara batas waktu yang telah ditentukan oleh Bappenas untuk mendapat rekomendasi dari Kemendagri adalah 5 April 2013.

Dengan terganjalnya administrasi tersebut, tak menutup kemungkinan, groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan MRT batal dilaksanakan bulan April ini. Padahal sebelumnya, Jokowi dan Ahok optimis kalau megaproyek yang dicanangkan sejak pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo itu dapat mulai dilaksanakan pembangunannya mulai bulan ini.

Bahkan, mereka telah merombak direksi PT MRT Jakarta yang mereka yakini dapat mempercepat pembangunan megaproyek itu.

[war]

KUMPULAN BERITA
# MRT

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita MRT, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar MRT.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tari Buku 1.022 siswa SD di Surabaya pecahkan rekor MURI
  • Tak terima akan dilebur ke Mandiri, pekerja BTN lapor Hatta
  • Review: Keunggulan lima poin dari Sterling
  • Kijang tabrak balita hingga tewas terpental ke sungai
  • Tim bola kalah, warga juga jarah dan bakar rumah polisi di Buol
  • [FOTO] Imutnya kebiasaan Kim Woo Bin pemeran Young Do Ini
  • Giliran Agus Marto dituding di balik peleburan BTN-Mandiri
  • Hasil pemilu legislatif, PDIP juara di Kota Bandung
  • KH Maimun Zubair akui kenal Prabowo di Yordania
  • Keramahan dan keindahan jadi alasan Tasya Kamila betah di Jepang
  • SHOW MORE