Kematian Rioco Hendra (34) yang ditemukan dalam kondisi terbakar di rumah dinas Pengadilan Tinggi Agama beberapa waktu lalu mulai terkuak. Polisi menemukan sejumlah petunjuk soal kematian Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru itu. Ada obat nyeri, obat sakit kepala hingga obat jantung
Sejumlah petunjuk ditemukan dari tangkapan cctv tempat korban bekerja. Dalam rekaman itu, korban datang ke PTA Pekanbaru tak seperti bisanya, pagi-pagi sekali. Sekitar pukul 05.45 Wib, korban sudah masuk kantor. Korban juga tampak gelisah dengan terlihat mondar-mandir di kantornya.
"Korban sempat keluar masuk ruangan. Kemudian menemui atasannya dan mengeluh sakit. Atasannya kemudian menyarankan untuk diantarkan ke psikiater dan korban menolaknya," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Selasa (2/2).
Setelah itu, korban lantas meninggalkan kantor PTA Pekanbaru dengan menggunakan mobil pribadinya berplat nomor BM 1271 VX. Tak lama, korban justru ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia dengan sekujur tubuhnya terbakar.
Bahkan saat ditemukan pada Kamis (28/1) sekitar pukul 09.30 Wib di Jalan Parit Indah, Pekanbaru tepatnya di rumah kosong milik PTA Pekanbaru itu, api masih dalam keadaan menyala membakar tubuh korban.
"Saat olah TKP kita menemukan sejumlah barang milik korban. Bahkan ada juga obat-obatan yang diduga milik korban. Ada obat nyeri, obat sakit kepala sama obat jantung. Jadi kami telusuri ke pihak rumah sakit yang mengeluarkan obat, katanya korban ini ada riwayat jantung," kata Nandang.
Nandang mengaku masih belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya korban. Ia mengaku masih menunggu hasil labfor dari RS Bhayangkara Polda Riau.
Untuk diketahui, jenazah korban ditemukan di rumah kosong di jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Korban ditemukan oleh salah seorang warga yang tengah membersihkan rumput disekitaran rumahnya.
Saksi itu melihat kepulan asap yang keluar dari rumah kosong tersebut dan mengajak warga lainnya untuk melihat asal asap tersebut. Warga terkejut karena mendapati jenazah korban dalam keadaan terbakar.