Diduga Kehabisan Oksigen, Dua Tewas di Lubang Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal
Merdeka.com - Dua pria ditemukan tewas di dalam lubang tambang rakyat di Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Kedua korban diketahui sebagai penambang asal Provinsi Banten.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban masing-masing dikenal sebagai Usup (25) dan Jaja (40). Usup menetap di Desa Lumban Pasir, sedangkan Jaja tinggal di Kelurahan Panyabungan II.
Kapolsek Panyabungan, AKP Andi Gustawi Lubis, mengatakan kedua korban ditemukan di dalam lubang tambang, Selasa (9/6) dini hari sekitar pukul 03.00 Wib. Usuf dan Jaja sebelumnya diketahui masuk ke lubang tambang Panatapan Aek Sarahan.
Belakangan keduanya ditemukan rekan-rekannya tak bernyawa di dalam lubang tambang.
"Korban diduga kehabisan oksigen dan akibat zat asam dari dalam lubang," jelas Andi.
Setelah dikeluarkan dari dalam lubang, korban sempat dibawa ke RSUD Panyabungan. Namun hanya Jaja divisum atas izin pihak keluarga. "Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban," sebut Andi.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke kediamannya masing-masing. Jenazah Usuf telah dimakamkan di TPU Lumban Pasir sedangkan Jaja dimakamkan di TPU Banjar Kobun, Panyabungan II.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya