Api di Pasar Aksara meluas, Ramayana juga ludes
Merdeka.com - Kebakaran di Pasar Aksara belum dapat dipadamkan. Hingga Selasa (12/7) malam, api terus membesar membakar seluruh gedung, termasuk Ramayana Aksara.
Sempat agak mereda dan hanya menyisakan asap pada petang hari, api kemudian kembali membesar. Si jago merah mengamuk dan merambat ke Ramayana Aksara yang ada di sebelah pasar. Kedua pusat perbelanjaan ini memang berada di gedung yang sama namun terpisah dinding.
Pihak Ramayana Aksara yang sebelumnya tidak terbakar tidak memberikan izin kepada petugas pemadam kebakaran untuk masuk dan melakukan pemadaman dari dalam pusat perbelanjaan itu. Mereka menutup pintu.
Protes pada sikap itu, pedagang Pasar Aksara bahkan sempat mengamuk. Mereka melempari kaca Ramayana Aksara.

Api ternyata terus membesar. Ramayana Aksara pun akhirnya ikut terbakar. Seluruh gedung beserta barang-barangnya diamuk si jago merah.
Sedikitnya 30 unit mobil pemadam kebakaran Pemkot Medan dikerahkan untuk membantu pemadaman. Selain itu, armada dari Pemkab Deli Serdang juga diperbantukan.
Namun upaya pemadaman yang dilakukan hingga malam ini belum membuahkan hasil. Selain sempat kehabisan air, petugas kesulitan karena tidak memiliki akses masuk ke lantai II gedung. "Tidak ada pintu darurat di lantai II untuk masuk dan memadamkan api. Kami masih berupaya memadamkan api yang terus membesar," kata Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Marihot Tampubolon.
Kebakaran awalnya hanya melanda Pasar Aksara, Medan, Selasa (12/7) mulai sekitat pukul 12.00 WIB. Awalnya api membakar hanya lantai 2 dan lantai 3 pasar yang bersebelahan dengan Ramayana Aksara itu. Namun api terus membesar dan membakar Ramayana Aksara.
Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliaran rupiah.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya