Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Omicron Meningkat, Wagub Tegaskan DKI Memenuhi Syarat Gelar Sekolah Tatap muka

Omicron Meningkat, Wagub Tegaskan DKI Memenuhi Syarat Gelar Sekolah Tatap muka Suasana Pembelajaran Tatap Muka di SDN Kenari Jakarta. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Belasan sekolah di Jakarta ditutup sementara setelah ditemukan kasus positif Covid-19. Pemprov DKI Jakarta menilai meski ada temuan itu, wilayah tersebut masih memenuhi syarat untuk melanjutkan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) penuh.

Pemerintah sebelumnya menerapkan beberapa syarat agar sekolah diizinkan melakukan PTM penuh. Yakni, sekolah berada di kawasan PPKM level 1 atau 2, cakupan vaksinasi di atas 80 persen.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menilai Jakarta sudah memenuhi dua unsur itu. Bahkan melampauinya.

"Vaksin di atas 80 persen untuk tenaga pendidik, lansia. Sementara Jakarta lebih dari itu," kata Riza, Senin (17/1).

Riza memaparkan data capaian vaksinasi terhadap tenaga pendidik sebesar 90 persen, tenaga kependidikan di atas 89 persen, peserta didik 98 persen.

Kendati terdapat sekolah melaksanakan pembelajaran jarak jauh karena terdapat konfirmasi kasus positif Covid-19, Riza menilai pengendalian virus masih cukup baik.

"Kita masih memenuhi syarat dan kasusnya ada 19 kasus dari 15 sekolah, dan dari 15 sekolah sebagian besar sudah kembali sekolah atau normal hanya beberapa yang memang masih ditutup sementara," pungkasnya.

Diketahui, sebanyak 15 sekolah di Jakarta kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) seiring temuan kasus positif Covid-19 di sekolah masing-masing. Jumlah tersebut bertambah, dari sebelumnya 11 sekolah yang melaksanakan PJJ.

"Sekarang menjadi 15 sekolah, terakhir 11 sekolah," ucap Riza usai menghadiri acara manasik haji Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Masjid Darussalam, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Minggu (16/1).

Jumlah sekolah melaksanakan PJJ, seiring dengan penambahan kasus konfirmasi positif Covid. Data dari Dinas Pendidikan, kasus Covid di sektor pendidikan sebanyak 12, kemudian bertambah menjadi 19 kasus.

"Sekarang menjadi 19 kasus, 16 siswa 3 guru," ucapnya.

Berikut daftar sekolah yang kembali melakukan PJJ;

SDN Ceger 02 Pagi

SDN Susukan 08 Pagi

SDN 01 Jati Pagi

SMP Islam Andalus

SMP Labschool Kebayoran

SMPN 62 Jakarta

SMPN 252 Jakarta

SMP Azhari Islamic School Rasuna

SMAN 71 Jakarta

SMA Labschool Kebayoran

SMAN 20 Jakarta

SMAN 6 Jakarta

SMA Pelita 3

SMK Asisi

SMKS Malaka Jakarta

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP