Jokowi yang tak siap hadapi banjir
Merdeka.com - Minggu kemarin, Jakarta diguyur hujan seharian. Intensitas hujan ringan sampai sedang.
Jika melihat prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) beberapa waktu lalu, musim penghujan di Jakarta diperkirakan Desember silam hingga Februari nanti sebagai puncaknya. Dengan peringatan itu sudah seharusnya semua pihak terkait termasuk Gubernur Jokowi dan wakilnya Ahok bersiap dan waspada.
Meski sambil jalan melakukan persiapan, Jokowi dan Ahok telah mengakui penanganan banjir tahun ini belum maksimal karena sejumlah masalah teknis belum terselesaikan. Tapi apakah itu bisa jadi alasan mengingat ada puluhan ribu warga yang bakal menjadi korban?
Yang jelas, akibat hujan pada Minggu kemarin, Senin pagi Jakarta langsung terkepung banjir dengan ketinggian antara 50 cm sampai 150 cm. Padahal di hari Minggu saat meninjau sejumlah pintu air, Gubernur Jokowi menyatakan Jakarta masih aman.
"Semua masih aman," ungkap Jokowi di pintu air manggarai, kala itu.
Lantas benarkah Jokowi tak siap dengan banjir dadakan itu?
Terlambat setujui modifikasi cuaca
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mengajukan rencana rekayasa sejak sebulan lalu atau sekitar Desember 2013 pada Jokowi. Meski tak memberi dampak signifikan, diharapkan dapat meminimalisir banjir Jakarta.Tapi Jokowi terus mengulur waktu dan baru menyetujui pada Senin kemarin, saat Jakarta sudah dikepung banjir."Hari ini (Senin) Pak Jokowi menandatangani surat untuk melakukan rekayasa cuaca. Mulai besok kita akan memulai rekayasa tersebut," ujar Ketua BNPB, Syamsul Maarif, saat meninjau proses evakuasi korban banjir di Kampung Pulo.Syamsul menjelaskan, sebenarnya BNPB yang bermitra dengan BPPT sudah dari jauh-jauh hari membentuk tim yang akan melakukan rekayasa cuaca tersebut. Tapi apa boleh buat, tim baru bisa bekerja setelah mendapat tanda tangan Jokowi."Secara administrasi semua selesai. Modifikasi cuaca akan dilakukan mulai besok hingga dua bulan ke depan. Kita menggunakan teknologi penggaraman," jelasnya.Dengan teknik penggaraman awan hujan akan diarahkan ke arah laut. Dengan begitu, hujan tak lagi membasahi wilayah daratan sehingga meminimalisir genangan air.
Baru terbitkan surat darurat banjir
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSama seperti persetujuan memodifikasi cuaca, Gubernur Jokowi juga baru menerbitkan surat darurat banjir Jakarta pada Senin kemarin. Jokowi menegaskan, pembuatan surat darurat banjir tersebut untuk menggerakkan semua unit yang melakukan tanggap darurat agar bergerak secepatnya."Ini supaya semua yang berada pada penanggulangan bencana semua bergerak, siaga darurat. Ini nanti disiapin sore tanda tangan," kata dia
Saat pantau pintu air, Jokowi pastikan Jakarta aman banjir
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHari Minggu kemarin, sehari sebelum Jakarta kebanjiran, Jokowi sempat mengecek dua pintu air yakni di kawasan Tanah Abang dan Manggarai. Meski hujan telah mengguyur sehari, saat itu Jokowi memastikan pintu air dalam keadaan aman dan warga tak perlu sibuk menyelamatkan barang-barang mereka."Siaga empat mendekati tiga, semua masih aman," ungkap Jokowi di pintu air manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).Setelah melihat kondisi pintu air, Jokowi mengimbau pada warga tetap tenang meski tetap waspada. Karena sampai saat ini semua masih aman terkendali."Ya nggak usah kalau masih empat, mereka nggak usah naikkan kasur ke atas rumah," katanya.
Baru kerja setahun, Jokowi minta warga sabar bila kebanjiran
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerima berbagai keluhan soal banjir di Jakarta. Tapi dia pun tak bisa berbuat banyak karena belum lama menangani permasalahan di Jakarta."Baru setahun, yang sabar aja. Terus yang dua puluh tahun udah memerintah gimana?" kata Jokowi saat meninjau pintu air Tanah Abang.Jokowi mengharapkan masyarakat lebih bersabar mengenai permasalahan banjir. Karena sampai saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menangani banjir."Tapi tiap tahun udah ada progresnya. Apa langsung enggak banjir tuh?" tutupnya.
Baca juga:Bersih-bersih lumpur sisa banjir di Kampung MelayuKetika Jokowi curhat tak mudah bereskan banjir dalam setahunJokowi: Satu problemnya, air dari Bogor harus dicegat!Banjir di Kampung Pulo surut, warga mulai bersihkan lumpurBanjir mulai surut, Jl Jatinegara Barat sudah bisa dilaluiTitik-titik banjir di Jakarta pagi ini
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya