Jokowi: Satu problemnya, air dari Bogor harus dicegat!
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memantau Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang sempat amblas karena hujan yang mengguyur DKI Jakarta dua hari berturut-turut.
Jokowi yang datang di sebelah selatan ruas tol pada Selasa (14/1) pukul 11.00 WIB langsung memantau jalan yang masih menggenang kendati hujan sudah berhenti turun. Jokowi juga memantau kondisi saluran air yang dialiri air pembuangan dari gedung apartemen TB Simatupang.
Jokowi memerhatikan kondisi jalan yang macet dari kedua arah jalan di atas jembatan penyeberangan. Jokowi kemudian memantau proses penggalian jalan yang amblas dan menutupi gorong-gorong di sebelah utara tol.
Dalam blusukannya kali ini Jokowi ditemani orang dari PU dan dan Camat Pasar Minggu. Jokowi sempat menanyakan kondisi pengerjaan ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Manggas Rudi Siahaan.
Usai meninjau, Jokowi mengatakan, permasalahan yang tengah di atasi saat ini adalah air yang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Pasalnya debit air dari sana belum ada penanggulangan.
"Satu problemnya itu, airnya dari wilayah atas. Yang tentu saja harus dicegat," jelasnya, Selasa (14/1).
Sungai Ciliwung, sebagai salah satu sungai besar yang membawa debit air, belum ada pembangunan waduk. Dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang merencanakan pembangunan Waduk Ciawi, berfungsi untuk membatasi debit air yang masuk ke DKI Jakarta.
"Waduk yang sampai saat ini masih dalam perencanaan Waduk Ciawi. Terus sodetan yang Katulampa ke Cisadane sudah ada perencanaannya. Baru akan dibicarakan dengan Kementerian PU makanya kita mau ketemu, tapi belum dieksekusi," jelasnya.
"Kalau sodetan dari Kampung Melayu ke Kanal Banjir Timur, bukan sudah dimulai tapi baru akan dimulai," tambahnya. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya