HTI: Migas Indonesia dikelola kapitalis, zaman khalifah gratis

HTI menolak rencana kenaikan BBM subsidi oleh pemerintah.

Abd. Wahid Hasyim
Oleh Abd. Wahid Hasyim - Reporter
HTI: Migas Indonesia dikelola kapitalis, zaman khalifah gratis
HTI tolak Miss World. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Koordinator aksi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Hanif Ahmad menuding saat ini pengelolaan minyak Indonesia dilakukan dengan sistem kapitalisme sehingga menyengsarakan rakyat.Padahal menurut Hanif, secara historis di zaman khalifah Islam, minyak digratiskan kepada rakyat. Tidak hanya minyak, menurutnya di zaman itu tidak ada sistem sewa tanah."Sebelumnya itu sejarah umat manusia pada masa Abbasiyah, masa sahabat sampai runtuhnya khilafah Utsmaniyah minyak itu gratis. Air dan tanah itu tidak ada sewa-menyewa. Sekarang dunia sudah terbalik," kata Hanif di depan Istana Negara Jakarta, Minggu (16/11).Menurut Hanif melihat sistem yang berlaku saat ini, HTI selalu berjuang untuk mengembalikan sistem yang menurutnya jauh lebih baik yakni khilafah Islamiyah karena dinilai lebih sesuai dengan syariat Allah."Makanya HTI tidak pernah kenal lelah untuk mengajak masyarakat untuk menegakkan khalifah Islamiyah," ujarnya.Sebelumnya, HTI menolak rencana kenaikan BBM subsidi oleh pemerintah. HTI juga menawarkan sistem pengelolaan BBM syariah di mana BBM harus gratis bagi rakyat.

Rekomendasi