Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan membuat kebijakan belanja di kantin sekolah dengan kartu kredit. Kebijakan ini bertujuan untuk mengawasi penggunaan jatah Kartu Jakarta Pintar (KJP)."Tahun depan kita akan berikan KJP untuk anak yang tidak mampu, tapi tidak bisa ditarik kontan. Nanti di sekolah bapak, ibu, kantin harus gunakan mesin debet dari bank (untuk belanja)," kata Ahok dalam sambutannya dalam apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih yang Indah, Damai dan Anti Korupsi di Taman Monas Jakarta, Selasa (30/12).Menurutnya, dengan pemakaian kartu kredit akan menutup peluang kecurangan penggunaan jatah KJP. Anak-anak sekolah pun tak akan bermewah-mewah dalam membeli makanan."Jadi mau belanja dan makan di kantin, si anak yang dapat KJP bayarnya pakai debet, kredit. Dan kita bisa baca makannya berapa banyak," terang dia.Lanjut dia, jika penerima KJP makan lebih dari 50 ribu sehari dapat disimpulkan tak layak menerima KJP. Maka kebiasaan kartu kredit di kantin sekolah akan memangkas kebiasaan konsumtif anak sekolah."Kalau anak orang miskin makannya 50 ribu sehari bukan miskin namanya. Kelihatan nanti dari daftar itu (pengeluaran), nanti naik bus juga bayar seperti ini (pakai kartu kredit)," pungkas dia.
Ahok ingin siswa jajan di kantin sekolah pakai kartu kredit
Kebijakan ini bertujuan untuk mengawasi penggunaan jatah KJP dan mengurangi kebiasaan hidup konsumtif para remaja.
Advertisement
Rekomendasi